Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Oh iya kalau hari ini adalah hari Tanpa Tembakau,ya?
Saya baru tahu setelah keblognya mbak natazya membaca postingannya tentang Hari Tanpa Tembakau.
Memang betul susah sekali menghilangkan kebiasaan saya merokok,apalagi setelah selesai makan. Wah..! gak tahu rasanya bila gak ngerokok sehabis makan.apalagi kalau ditemani kopi.

Memang ada baiknya saya coba untuk sehari ini tidak merokok,tapi…
waduh..! susah sekali,hehe..
Saya menyadari betul,Di satu sisi tak baik bagi kesehatan,disatu sisinya ini mulut susah bener diajak tirakat untuk berhenti merokok,hehe…

Hari ini saya Ucapkan, Selamat Hari Tanpa Tembakau.


langitjiwa

Iklan

badanku,

lelah,
capai,
ngantuk,
mata merah,
pegal-pegal.

ups..!
baca koran terbalik.

ah! ini tubuh semakin matang di pohon kehidupan.
hi..!!!
menatap wajah cermin,
tubuh kecil tersenyum malu.

langitjiwa

Membangun Harapan dari Lautan Lumpur

Hari kamis tanggal 29 mei dua tahun yang lalu lumpur lapindo menggenangi sebagian wilayah Porong,Sidoarjo. Semburan lumpur terus keluar dari perut bumi,sementara solusi yang tepat untuk menghentikannya belum ketemu sampai sekarang.

Tragedi lumpur ini telah menjadi perbincangan nasional maupun internasional.
Selama solusi masih terus dicari,hidup tak boleh behenti.Semangat pun jangan sampai mati. Di antara para korban lumpur,ada yang yakin dengan hal itu. Di tengah keterpurukan mereka tetap bekerja keras,meraih kembali mimpi hidup yang ditenggelamkan lumpur.(kum )Jawa Pos. Kamis 29 Mei 2008.

kepada Lusi,

Dalam kesedihan,
aku berjuang untuk yang terbaik dari segala hidupku yang hilang.
Yang telah hilang,terbenam,dalam airmatamu.

..dibibir senja aku menatapmu dari balik jendela hatiku.

*Lusi: lumpur sidoarjo*

langitjiwa

bermain

berlari kecil,
telusuri jalan setapak pada pematang sawah.
lalu duduk kita berdua di saung terbuat dari bambu.

” lihat! Ada layang-layang putus!”teriakmu.

terbang
melayang
mengoda kaki kita untuk mengejarnya.

Hup!
secepat kijang kau melompat,
berlari mengejar layang-layang.
Belum sempat aku mengejar dan mengikutimu.
tiba-tiba…
Bruk!!!
terlihat dirimu terjatuh dan terjerembab,
pada lumpur sawah.

Hi..!!!
wajahnya penuh dengan lumpur.
bola matamu melalang buana mencari sendal yang tertanam
dicoklatnya lumpur sawah.

malam ini seorang bocah lelap tertidur sambil memeluk erat bantal gulingnya,
merindukan duduk berdua kembali.
Pada saung bambu,
tepat di tengah-tengah pematang sawah.

kerinduan menusuk pikirannya,
terbawa kerling mimpi.

langitjiwa

konsentrasi

bersiap diri ia untuk melaksanakan ibadah shalat dzuhur.
dengan sikap tegap dan raut wajah yang tenang.
dengan konsentrasi tinggi.
menata hati dan jiwanya.
masih ia terdiam,belum ada kalimat takbir pada dirinya.
hmm…hari ini kesadarannya berlari kesana kemari.
kesadaran dirinya dihantui oleh bayang-bayang.

Terlihat wajah wanita cantik dan seksi,
bayangannya selalu timbul dan tenggelam dalam pikirannya
ah! kembali bayangan menyelinap.
kali ini bukan bayangan wanita seksi itu.
bayangan mang cecep dengan bank kelilingnya dengan segala macam barang-barang alat dapurnya.
dimana sudah tiga hari ini ia menunggak cicilannya.
waduh..!
Bayangan kembali hilang,lalu menjelma bayangan menjadi debt colector berbadan kekar dan besar untuk menagih cicilan sepeda motor bulan lalu.

ah..! Tuhan !
kurang ajar sekali,
bayangan itu mempermainkan hati dan pikiranku.
aku tak mau terbang bila masih ada bayangan itu mengelayut pada hati dan jiwaku.
bagaimana aku akan sampai pada pintu cintamu,bila aku masih melalang buana pada hati dan pikiranku ini.
karena ku tahu Ya Tuhanku.
ini adalah ujian bagiku.

konsentrasi…
konsentrasi…

langitjiwa