Kepada pagi di pukul delapan

Berdua dengan anggi,keluar dari pintu rumah menuju hampar sawah yg tak jauh.
Saya bercerita ini pagi yang baik dan cahaya matahari di bulan yang selalu tabah
Dia belum mandi,saya baru saja selesai berolah raga,berlari-lari kecil
Ah..! saya masih teringat pagi di kota yang terlalu banyak kisah untuk saya tulis,
dan sebuah bangku di depan taman rumah

Mata anggi menatap lensa kamera,saya bilang : senyum
beri senyum kamu untuk semesta raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s