DESEMBER

usia yang semakin usang
terkulai pada angka-angka kalender
wajahnya yang purba
mengelayut di ujung tahun
ringkih tubuh tertatihtatih
berjalan dari ruang ke ruang

pohon cemara plastik
terangkai dari jejemari kecil
gemuruh nafas menahan isak dalam dada
memperhatikan kerutkerut wajahmu serupa sketsa-sketsa
yang terus memanjang,mengulir,lingkaran,patah-patah
ada yang ingin kau ceritakan padaku yang duduk disampingmu

desau angin menyelimuti semesta raya,dingin.
segumpal halimun menghalangi cahaya matahari
padang ilalang gontai
jalanan lenggang
pintu-pintu membisu
jendela kamar mengigil
menahan gemeruh angin,menampar.
Di sudut ruang kamar tengah,di bawah
Pohon cemara dan kerlap kerlip lampu
Ibu berdoa menyambut pagi di bulan desember :

“ Bapa kami yang ada di surga di muliakanlah namamu,pada natal tahun ini aku tak bersama suamiku tercinta Ia telah meninggalkan aku pada tahun yang lalu,kini ia ada dalam pangkuanmu dalam dekap cintamu.
Bapa…,aku dapat melihatnya Ia tersenyum padaku di pagi ini.”

Dari balik bantal guling,aku melihat ibu bercakapcakap dengan ayah
Dengan bahasa kalbu mereka melepas kerinduan

Iklan

11 thoughts on “DESEMBER

  1. melalui ucapan selamat tahun-baru
    aku…memperkenalkan diriku
    untuk kali ini…cukup sekian dulu
    aku akan melanjutkan langkahku

    akupun tak tahu
    siapa diriku
    kemana tujuanku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s