11 April

selembar wajah yang semakin purba
tergores sketsa garisgaris memanjang tak bertepi

dan usia pun kini semakin usang
serupa: dedaunan yang letih tergantung pada ranting yang rapuh

deru nafas berlari bagai lari kuda troy
mengejar imajinasi dan mimpi

cahaya lilin menjadi saksi bisu
mencatat perjalanan usia yang mabuk
muntah di atas sepiring kue tart!

26 thoughts on “11 April

  1. dah lama tdk berkunjung ketempatmu.
    ternyata ada pesta… kenapa tak mengundangku ?
    masih kah ada kue tart nya
    yang belum terkena muntah
    salam hangat.

  2. di sini tergores kata hati:
    menyimak blog dengan warna hitam yang mendasari
    menjelajah dunia puisi beragam ekspresi
    sambil sesekali mengerut dahi…gigit jari
    hmm ………….aku belum bisa menjajari….

    salam kenal…,

  3. sobat…ada apa gerangan menyebut namaku dan kuda..?? adakah sisa keperkasaan dalam pertempuran kami yg masih kau ingat?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s