INGIN MENULIS FIKSI MINI

mengapa saya ingin menulis Fiksi Mini?
saya terpacu dengan fiksi Mininya Agus Noor
kata ini yang membaut saya terpacu : .” Fiksi mikro, yang sangat-sangat pendek, karena itu tiada lain adalah upaya pengembangan dari khasanah sastra yang sudah panjang di dunia. Inilah era, dimana para pengarang ditantang untuk menyuling dirinya.”

walau pun saya bukan lulusan sastra
tidak ada salahnya saya untuk belajar

Selamat Menikmati.

( FIKSI MINI) Doa Seorang Wanita Malam

hari ini gadis kecil itu berulang tahun
ia menuliskan sebuah permintaan pada secarik kertas berwarna putih.
Setelah selesai ia menulis,ia masukan kedalam keranjang terbuat dari anyaman bambu.
lalu,di letakannya di depan pintu. pintu menatap haru

Gadis kecil itu berharap,pada malam nanti,
malaikat datang dan memberikan hadiah untuknya.

Lalu,gadis kecil itu mulai berdoa untuk Bapa Yang ada di Surga.
Doa Bapa Kami lirih terdengar dari bibir kecilnya,
Setelah itu ia lanjutkan dengan Salam Maria.
Lama,sekali ia berdoa.
Setelah selesai ia berdoa,
Gadis kecil itu beranjak menuju ranjang tidur,
ia rebahkan tubuhnya,matanya kini terkatup
kini ia tertidur memeluk malam

Dari balik pintu,seorang wanita tersenyum haru
lelehan airmata jatuh membasahi lantai
lantai mengigil melihat airmata kini seperti air bah

Lalu,dengan perlahan pintu di tutupnya rapat-rapat.
Melangkah menuju ruang tamu.
satu batang Lilin dinyalakan,wanita itu berdoa;

“Tuhan,bila kau memberi rejeki pada hari ini,saya berjanji,Akan membelikan sebuah boneka Panda untuknya.
Maka,berkatilah pekerjaanku ini.”

oh…….

l a n g i t j i w a.

Pesan Singkat,Yang Membuat Jiwaku Bergetar!

mungkin tanah yang kupijak ini sudah terlalu lelah
menahan berat tubuhku
pada setiap jejak kaki tercipta pada hamparan tanah ini
tanah seperti mengaduh dan merintih

diam-diam,tanah mengirimkan pesan singkat kepadaku:
“jangan injak aku dengan angkuh! bila waktunya sudah tiba,akan kupeluk kau erat-erat.”

Sms Tengah Malam

dering telepon genggam laki-laki itu memecah sunyi malam
dengan mata yang terkatup berkembang
membaca pesan singkat
yang terbaca hanya tanda tanya
ada kata yang tak sempat tertulis

tanda tanya itu kini menjadi misteri baginya
ada apa ini,mengapa tengah malam si pengirim pesan hanya meninggalkan jejak sebuah tanda tanya

tanda tanya itu kini terbawa dalam tidur
akhirnya ia pun menginggau sepanjang malam memanggil-manggil nama wanita selingkuhannya

istrinya terbangun dengan mimik wajah yang terheran-heran
” suamiku,kau memanggil -manggil nama siapa”!?

melihat suaminya terus memanggil wanita selingkuhannya
di cari telepon genggamnya
” hari ini aku belum melihat pesan-pesan masuk dan panggilan telepon yang tak terjawab dan terjawab.”ucapnya geram.

di bawah bantal,telepon genggam pipih bergetar ketakutan

19 thoughts on “INGIN MENULIS FIKSI MINI

  1. Wah, mantap gini. Sepertinya memang fiksi mini layak dicoba nih.

    ****lj****

    ayo..! kita sama2 belajar menulis fiksi mini
    ada keasyikan tersendiri.

  2. Wah boleh dicoba juga nich kapan2, ceritanya bagus Andra….ada lanjutannya nggak setelah “telepon genggam pipih bergetar ketakutan” ?

    Best regard,
    Bintang

  3. Siang mas..
    Makin keren tulisannya,seneng banget masih bisa menikmati karya mas andra yang hebat..
    Besok pesen satu cerita tentang sie ya he he he..*ditimpuk monitor deh*
    Salam kangen..
    Sassie..

  4. Tak apa mas,… tetap saja menulis.
    Lama kelamaan juga kan termahir dengan sendirinya….

    Sukses selalu untuk mas LJ.

  5. ada juga yang memopulerkan fiksi 100 kata🙂 menulis fiksi mini memang bisa jadi adiktif, karena kita tak perlu terlalu risau memikirkan plot; memikirkan konflik; atau dialog, tetapi bisa bereksperimen dengan satu adegan saja. I looove writing!🙂

  6. wah menarik. para penduduk fb kyknya jg banyak yang mencoba menciptakan fiksi2 mini mas. aku bisa g ya. pengen coba hehe.

  7. akh…saya terpaku pada Fiksi Mini dengan judul “”Doa Seorang Wanita Malam”. Sungguh mengharu-biru,mas Andra.
    Mungkin inilah yang namanya hidup dan kehidupan. Ada yang keliru dalam tatanan penafsiran antara yang baik dan yang buruk.
    Lalu, dimana Kau…Tuhan ku ?

  8. “jangan injak aku dengan angkuh! bila waktunya sudah tiba,akan kupeluk kau erat-erat.”

    *saat kalimat diatas terdengar oleh mataku, terlihat oleh jariku, teraba telingaku, saat itu jiwaku benar benar tergetar..

    Doa Seorang Wanita Malam
    menyindir pelik kehidupan malam, hidup dalam keterpaksaan nikmat. ironis namun lezat.

    ah, semakin ku betah berlama lama disini.
    boleh tukar link, mas?
    kalau berkenan, ini gubukku http://www.ngelanturboy.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s