Jendela Maya

jendela ini mungkin ingin abadi
untuk selalu terbuka lebar
pada setiap waktu yang semakin berputar cepat

kini,sudah saatnya jendela ini kututup segera
tak harus untuk selalu terbuka

karena ada sejuta mata
mengintip dari balik remang cahaya bulan purna
mungkin,salah satu dari mata itu
ingin merampok sepasang matamu dan mataku!

13 thoughts on “Jendela Maya

  1. Kok pake ditutup segala to mas, jendelanya. Lha sayanya gak bisa lagi ngintip, mas. Di dalam sana ada sejuta kata yang ditambang 100 tahun tak kan habis.

  2. waduh…ada rampok toh mas….sini ta bantuin tutup jendelanya,sisain dikit mas….buat aku ngintip.. 🙂

  3. Jendela itu kini sudah rapuh
    Mungkin rayap telah malalapnya
    atau mungkin angin, panas, dan hujan yg terlalu kuat menerpanya..

    Hatiku mungkin tak selebar daun jendela
    Karena hatiku ini selebar daun pintu yg terbuat dari besi
    Jadi rayap ga’ mungkin doyan..

    *bagusan mana hayow… 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s