Tak Ada Sajak Hari ini

Malam ini dan untuk esok.kau tak akan membaca sajak-sajakku lagi
sajak-sajak yang sudah tertulis disini adalah: ‘SAMPAH’
yang harus di daur ulang. agar kelak menjadi sajak yang benar-benar sajak.
Dan,biarkan beribu huruf dan kata telah tergores biarkan abadi disini.

perjalanan menuju puncak kata masih jauh
mengakrabi kata,berkasih-kasih dengan kata masih penuh dengan dusta.
sekalipun kata mengangkang tepat didepan matahatiku
aku harus lebih bersabar untuk menyetubuhinya

sudah saatnya aku harus’uzlah’ meninggalkan sajak sejenak
untuk berdiam diri pada ‘gua kata’ disana biarkan seorang Sufi Puisi menempa diriku,berapa lama? waktu yang akan menjawabnya

l a n g i t j i w a

22 thoughts on “Tak Ada Sajak Hari ini

  1. biarkan saja tak ada sajak untuk hari ini..
    tapi baiknya engkau berjanji esok lusa…
    dan seterusnya akan selalu ada sajak untuk hari ini.. karena hari ini…tak akan selalu berulang,..
    tak akan…

    *****lj****

    iya,ternyata aku tdk boleh kalah dalam berperang
    hehe..

    salamku

  2. Jiwa yang terpenjara Raga
    Terbelenggu, Terpasung dalam sangkar Akal
    Tercabik, Tersayat oleh Tajamnya sang Pikiran
    Luluh..lunglai dalam ketidak berdayaan

    Hanya dengan kembali DIAM
    Meluruhkan Raga dan segala pelengkapnya
    Jiwa akan kembali bangkit
    Menguasai dominasi sang RAGA

    Selamat BERTAPA kawan
    Dalam keheningan dan kebisuan
    Agar JIWAMU kembali bersinar

    *****lj*****

    jiwaku hrs segera utk dibasuh dan dicuci
    pada mataair tujuh telaga CINTA,sobat. segera.

  3. tak ada sajak justru menunjukkan eksistensi sajak sebenarnya..dengan begitu sajak tidak hanya kumpulan kata-kata yang bermakna…salam juga buat langit jiwa.

    ********lj*******

    terima kasih,mbak Ati. sdh berkunjung ke blog ini lagi
    dan sampaikan salamku utk keluarga disana.

  4. biarkan kata-kata meretas makna
    dalam hening diri sejenak
    biarkan kata berkembang menyeluruh dan tampil sebagaimana mestinya,
    sebagai not – bukan musik,
    sebagai menu- bukan makanan,
    sebagai penunjuk arah – bukan tujuan perjalanan

    ******lj******

    mungkin aku hrs menjadi pengemis dibutanya malam
    lalu,berdiam diri pada puncak gunung Arjuno
    disana aku membasuh jiwa dan Qalbku

  5. Bolehlah untuk hari ini saja kawan…
    Masih ada esok hari untuk Penyairku Bersajak😛

    *******lj******

    terima kasih sdh memberiku semangat
    dan terima kasih sekali sdh membaca2 sajak2ku dilog ini

    salamku

  6. Sampah terkumpul tuk di daur ulang.
    cinta lingkungan tuch.. namanya.
    banyak huruf dan kata terulang.
    bunga rampai lah itu namanya.

    ******lj******

    hahahahaha…
    iso wae.abang satu ini
    bagaimana khbr keluarga disana

    salamku

  7. bang…..
    dalam untaian yang mungkin kita anggap sampah terkadang ada sisi lain yang tersimpan rasanya dan kemungkinan kita belummenyadarinya setelah kita menutup tempat sampah sampah itu. dan menggeletakkan sampai seseorang menemukan arti kesampahan yang selalu bernilai.

    dan kita tidak perlu menunggu sampai lama hanya untuk menyetubuhi sinar matahari kekaguman kita sendiri karena sebenarnya kita telah menemukan cahay yang lebih dasyat cahayanya di sinar akal kita

    dan kita tak usah menunggu sang sufi hanya untuk melaraskan hasrat seni kita sendiri

    salam hangat selalu

    semangat semangat

    selalu aku nanti karya sang maha dasyat kita ini

    *****lj******

    waw! sungguh pencerahn yg bagsu sekali dari seorang blue.
    terimakasih atas semangatmu,sobat.

  8. Hem, tak ada sajak hari ini, tapi kutak kan berdusta, aku akan datang lagi esok lusa, yach, tak ada sajak hari ini, hanya hari ini saja, bukan esok, bukan pula lusa…

    See you Andra 🙂 🙂 🙂
    Best regard,
    Bintang

    ******lj*******

    senang rasanya kau sdh
    berkunjung diblog ini,Sari

    salam kenal selalu dariku

  9. Duh, ngga bisa bersajak…. ngga bisa ikutan komen….😥

    ********lj********

    gak apa2
    dgn kedatanganmu berkunjung pada blog ini
    aku sdh sangat senang

    salam kenal selalu dari Sidoarjo

    salamku

  10. hello bang
    dengarkan niatan jiwa dalam sapa itu bang hehe…….
    salam hangat dalam dua musimnya blue

    ********lj********

    hahaha….

  11. Tidak mengapa, hari ini tidak ada sajak
    seperti halnya zaman nenek moyangku
    mereka tidur tak beralaskan sajak
    pun bercengkerama dengan anak cucunya

    Hanya ketika mimpi mereka dikejar-kejar sajak
    mereka lintang-pukang tak bisa mengelak

    Biarlah hari ini tidak ada sajak
    secangkir teh pahit pun lebih dari cukup
    kepulan asapnya akan menjajar kata
    ampas pahitnya berjamur makna

    Tidak mengapa, tidak kecewa

    ****lj****

    top markotop!
    kata-katamu ini,mas

  12. tak bersajak yang masih bersajak.
    tak bersajak biarlah bersajak.
    tak, dan tak bersajak masih masih saja bersajak.
    tak bersajak biarlah apa adanya bersajak.
    tak bersajak tak perlu dibuat tak bersajak.
    biarlah bersajak tak bersajak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s