Sehabis Malam Panjang

Sebelum aku pamit meninggalkanmu,dik.
Ijinkan aku untuk mencium bibir kecilmu dibawah rindang cahaya bulan purna.
Jangan malam ini,Penyairku!
dari balik tirai jendela kamar ayah
aku melihat sepasang mata serupa mata elang
menatap tajam kepadamu.
Jangan berbuat nakal malam ini!

langitjiwa.

29 thoughts on “Sehabis Malam Panjang

  1. hehehe, mengingatkan saya waktu baru pacaran dulu, minta jatah seblm pamit. kalo mata elang itu hrs dilawan dgn jurus “membuka jandela, memanah rembulan”-nya Gan KL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s