Kutulis Puisi Dimata Kecilmu.

Inginku tulis puisi cinta,dimata kecilmu.
Agar terbaca pada setiap waktu,
Kala kau terkukung sepi dan rindu.

langitjiwa.

( Selalu ingin menulis Puisi Cinta untuk hari-hari ini,Puberkah?)

18 thoughts on “Kutulis Puisi Dimata Kecilmu.

  1. waduh kalau mata ditulis apa ngak sakit!😆

    knapa ngak tertulis didinding hati
    karena akan terpancar dalam jiwa
    tersorot dubalik mata

    semoga hari-harimu penuh cinta, sehingga yang tercipta adalah karya-karya bahagia!

  2. cinta memang topik paling populer untuk bahan menulis. karna cinta lah hati belajar memahami. dan perasaan cinta sanggup membuat setiap sel-sel di dalam tubuh bergetar, beresonansi merespon gelembong positif. Biasanya kalau ada cinta, orang jadi awet muda, panjang umur. udah baca halaman saya MY MUSIC-Melati Pub. Aha musik juga bisa bikin awet muda mas…………….hahahahaha.

  3. cinta oh cinta…
    Cinta adalah karunia Illahi
    Cinta bukan hanya sekedar mainan, tapi Cinta adalah suatu komitmen
    Cinta akan datang dengan keterbiasaan, tetapi cinta tidak selalu datang dengan bahagia

    Cinta datang dari hati, dan bisa datang karena ego
    Cinta merupakan sebuah jalan, jalan menuju bahagia ataupun jalan menuju nestapa
    Hidup tanpa Cinta sangat terasa hambar

    Cinta oh Cinta
    pembius kehidupan, penyejuk hati nan lara
    Jangan pergi Cinta, hinggap dan bahagiankanlah hati ini

  4. biarkan puisi ini dalam lemariku
    biar saja dalam hati dan hilang
    semoga tiada siapa juga yang tau
    tapi bagaimana agar mereka mengerti aku
    manakala puisi ini hanya sendiri..

    Bermimpilah seluas samudera hatimu,
    dan menjadikan mimpi itu menjadi kenyataan
    seorang pujangga yang mampu melahirkan kata ia mampu berucap
    “Tiada yang paling bernilai pada sebuah kejayaan selain sebuku usaha”
    daripada jadi kena debu mari kita coba berkarya dalam sebuah buku cetak
    • cukup kirimkan semua karya ke alamat ini
    sastra_antropologi@yahoo.com
    karya akan diseleksi sehingga dapat mencapai
    suatu tujuan yang baik bagi sipembaca yang Insya Allah akan dicetak dan dibukukan.
    terimakasih atas partisipasinya
    “Kalau Bukan Kita Siapa Lagi”
    jangan pernah takut untuk melangkah
    untuk pengiriman naskah harap dalam format word

    Keterangan Lebih Lanjut : http://lembahkasih.page.tl

  5. Sebatas berkembangnya dan bergemuruhnya rasa dalam hati, apakah ada yang bisa menahannya Sahabatku..?
    Nikmati saja, sepanjang itu menambah energi positifmu
    Nikmati saja, bukankah itu pertanda kau masih punya hati
    Nikmati saja, sebagai apresiasi atas kehidupan yang dititipkan
    Selamat puber (lagi) sahabatku..

    *Sambil senyam-senyum..*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s