Caci Maki

Terhempas aku oleh kata-katamu!

l a n g i t j i w a.

Iklan

19 thoughts on “Caci Maki

  1. Nah………….
    hanya segelintir kata namun ada makna.
    Nah…………
    hanya sebaris kalimat tetapi sinarnya menyilaukan egoku
    Nah………..
    hanya ucapan yang tak di lapisi caci makilah aku mengatakan kalau yang ini aku suka,bang.

    salam hangat selalu

    ********lj*******

    mencaci makiku pun tak apa,blue.
    caci makilah,hehe…
    selamat malam kembali,blue.

  2. “kata memang mengerikan,bisa jadi pisau yang mampu melukai”

    aku datang ingin mencoba membawamu berdiri…kuharap kamu terhempas tidak terlalu sakit…sambil kuulurkan tangan,,,mengucap salam…maukah anda menjadi sahabatku? 😀

    *******lj*******
    Ya.kata-kata bisa melukai dgn benar dan baik.
    lalu,meninggalkan sayatan yg pedih pada hati.
    **
    Dan,sudah kujabat erat tanganmu itu.
    Aku mau menjadi sahabatmu.
    **
    Dan,terima kasih banyak sdh berkunjung ke blog ini,mbak Ina.

  3. maafkan aku yang telah mencaci makimu!
    hahahaha….

    keren euy haiku kamu kali ini. Padat. Ngena! Dari hati banget. Diksinya juga indah.

    ***********lj**********

    aku sudah terbiasa dgn caci makimu.
    kata-kata yang kau lontarkan masih menancap di wajahku.
    hahahaha…..
    *
    sekali lagi terima kasih banyak,kang
    semoga ALLAH yg membalasnya,hehehe..
    ***
    ini yg aku suka dari kamu,kang.
    bimbinglah aku utk menuju kata-kata.

  4. Itu bagi manusia yang masih mendengarkan kata hati. Bagi yang ndableg semua kata telah ditinggal mati oleh makna, kecuali kata yang membawa keuntungan materi….? Entahlah.. 😦

    Salam anget ya…

  5. terhempasku oleh katakatamu
    terjerembabku oleh makimu
    terlukaku oleh ucapanmu

    dan kau
    tiada henti
    terus mencaci terus memaki

    dan ku
    memilih terhenti lalu melaju pergi
    takpernah lagi kembali
    pada warnamu pada kisahmu

    dan ku
    pasti pergi….
    pasti pergi….

  6. terbius aku oleh tulisanmu
    hingga terjerembab pada dalamnya makna
    lautan aroma bunga-bunga persahabatan
    ada di sini untuk sekedar menyapa
    adakah engkau sehat di pagi hari ini
    karena dengan sehatmu
    kau ukir berjuta garis warna warni indah dan mengakar pada bumi
    lalu bumi kabarkan pada kami
    bahwa langit jiwa telah turun
    untuk bermain-main bersama kami
    bergandengan tangan dan menyuguhi
    secangkir teh kehidupan
    hingga tak mampu aku melupakannya…

    (hehe… belajar darimu mas)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s