Sajak Buat Emak.

Aku hanya sebuah wajah lautan yang gelisah.
Yang terhempit di celah dinding karang kerinduan.
Kerinduan akan peluk kasih dan cinta Emak.

Dengan jari-jarinya ia membelai kepalaku.
Menenangkan Jiwa yang gelisah.
Aku terharu,
Melihat Emak dengan sabar,berusaha dan terus berdoa
untuk merajut seribu nasib.

Ku hampiri Emak,
Kurebahkan tubuh kecilku,
Didalam pelukan Emak.
Menetes air mataku membasahi kain kemben Emak.

Ku rangkul kaki kecilnya.
kubasuh dalam bejana.
Ku raup airnya,untuk membasuh wajahku.

Lama Emak memandangiku,lalu
Kedua tangannya membelai kepalaku.
Sambil Ia terus berdoa,
Aku merasakan ada yang mengalir di samudera jiwaku.
Menenangkan wajah lautan yang gelisah pada diriku.

l a n g i t j i w a

32 thoughts on “Sajak Buat Emak.

  1. sebab ia tak pernah berhenti memberi untuk sandaran jiwanya..
    iapun tak akan meninggalkan buah hatinya menjauh dari pelukannya yang selalu hangat..rebahkanlah segalanya di punaknya, ia takkan merasa beban, ia akan menyejukkan dahaga…

    *******lj*******

    malam ini aku di dalam peluk ibu.

  2. Bagus sekali sajak ini, apalagi sajak untuk seorang hamba yg termulia yg masih ada di muka bumi ini… Itulah Ibu bahkan ia lebih mulia 3 kali diatas Bapak kita demikialah yg diriwayatkan Imam Bukhari dari Rasulullah SAW.

    *********lj*********

    terima kasih,Pak Ria.
    Senang rasanya sdh berkunjung ke blog ini.
    salam hangat selalu.lj.

  3. kegelisahan itu belum hilang ya, abadi mungkin.. ^_^

    ***********lj**********

    tak tahu sdh beberapa malam ini,wajah kegelisahanku bagai awan hitam pekat.

  4. salam mas:) kpn ke malang kita kopdar 🙂

    *******lj*******

    kapan2,mas. kalau saya dinas luar ke daerah malang.
    nanti saya menghubungi,mas.
    oh iya nomor tlpnnya brp?hehe….

  5. linguistik adalah 1/10 kecerdasan manusia berdasarkan penelitian neoropsikologi terkini…bravo Mas..:)

    *********lj*********

    terima kasih,mas.
    senang rasanya sdh berkunjung ke blog ini.
    salamku.

  6. begitu baca puisi ini kangenku pada ibu gak tertahankan tapi Allah sudah memanggilnya, bagiku ibu adalah segalanya andai dia ada……………..

    **********lj*********

    Dia selalu ada,
    bersama hati ini.

  7. Salam …mama + mama +mama
    kala saya ingat akan Engakau
    kala aku ingat masa kecilku
    kala aku masih menyusu dan masih dalam timanganmu
    baik buruknya mamamu adalah terdapat Surga untukku

    ***********lj**********

    iya,Ibu segalanya bagi saya.

  8. Emak… sebuah panggilan yang berakhir pada telaga kasih yang tak pernah kering. Nangis deh, gak punya emak :((

    **********lj**********

    maaf,bila aku sdh membuat kau bersedih.

  9. ibu (emak,mbok dll) ibarat pahlawan ditengah kejamnya penjajahan, ibarat cahaya suci dalam kekelaman, ibarat setetes embun ditengah dahaga, ibarat arah ditengah kesesatan, saya sendiri cukup (sangat) bahagia bisa mendapatkan kasih sayang dari seorang ibu, tapi kadang saya berpikir, apa yang dirasakan mereka yang tidak pernah merasakan kasih sayang dari ibunya, seberapa menderita mereka…………

    hilz…hizk…

    *salam kenal

    ***********lj***********

    ow,untuk saat ini pun aku tak sanggup utk bertanya kepadanya.

    **

    terima kasih, sudah berkunjung ke blog ini,
    dan salam kenal dariku.

  10. aku suka puisinya bro…keep ur spirit my bro

    ********lj********

    terima kasih,mas.
    sdh berkunjung ke blog ini.
    dan salam kenal selalu dari saya di Sidoarjo.

  11. Surga berada ditelapak kaki ibu, Semoga kita termasuk orang yang bisa memuliakan Ibu karena jasa mereka dalam melahirkan sampai dengna membersarkan kita. Thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s