Taubat

Lama ia pandangi air ditelaga Cinta.
Lalu,pelan-pelan ia celupkan tubuhnya,
Terus dan terus ia lakukan.
Sampai Tangan Tuhan mengangkat kembali tubuh kecilnya,
Untuk Ia pakaikan Baju yang telah Tuhan jahit dengan Rahmat dan RahimNYa.

Pagi ini Tuhan membasuh dan mencuci jiwa panca inderanya untuk menuju fitriNYa.

l a n g i t j i w a

11 thoughts on “Taubat

  1. saya suka membaca puisi anda, ada kata yang meninggalkan jejak, jangan tanya kenapa, saya tidak memuji karna saya bukan syiek puji yang menikahi anak di bawah umur menurut undang undang, apalagi memujah bisa musyrik kata ustas

  2. salam penyair dari bandung

    saya senang anda ingin melink blog esaifoto……….

    blog puang07 di detik.com telah is dead karna tak mampu lagi merobek matahari yang membasahi peluh

    dan saya telah melink blog anda…… di kategori “BLOGGER”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s