Tiga Mati,Dua Sekarat

Tadi malam ada yang mati.
Tiga anak muda dari dusun Semampir.
Mereka mati sehabis berpesta minuman keras.
Air gila itu dioplos dengan berbagai bahan kimia,termasuk obat-obatan
diantaranya beberapa pil anjing yang mereka sebut dengan pil lexotan.
Sekumpalan anak muda itu mengelar pesta ditengah malam buta.,
Mata merah,hatinya berdarah.
Peredaran darahnya mendidih terbakar oleh panas air alkohol.
Lalu,mereka tertawa terbahak-bahak memecah kesunyian malam.
Bunyi gelas beradu tanda perjamuan telah dimulai. Cling!
Selepas tengah malam,terdengar suara teriakan meminta tolong.
Melolong bagai anjing srigala memburu mata bulan,yang sudah beranjak untuk kembali pulang.
Mengerang deru nafas dari sekumpulan anak-anak muda itu.
Menghadapi maut yang mereka cipta sendiri.
Untuk menghadap Sang Pencipta pada subuh ini.
Nyawa terlepas,seiring dengan suara lantunan azan dari sang pejalan Cinta
Erangan kesakitan tak terdengar sudah,habis ditelan oleh sapuan gelombang suara Azan.
Azan subuh sudah berkumandang.

Pagi ini di dusun Semampir berubah menjadi pagi duka,
Tergeletak tiga mayat anak muda,dua diantaranya sekarat.
Duka yang tercipta,lahir dari 5 botol minuman keras dengan 20 pil lexotan!.

Selamat berbuka puasa.

l a n g i t j i w a

5 thoughts on “Tiga Mati,Dua Sekarat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s