Aku Benci kamu!


foto by: Stefan Beutler

aku membencimu,Joe.
Semakin aku mengingat kau,semakin aku hendak mencabik-cabik dirimu.
Dari sekian laki-laki yang aku kenal,hanya kamu laki-laki yang kurang ajar!
aku benci kamu,Joe!

Ah!
Sampai seperti itukah kau tersakiti oleh laki-laki itu,lia.
ia curi hatimu dan membawa rasa jiwamu oleh laki-laki yang bernama Joe itu.
bukankah mencintai dan dicintai kadang menyakiti juga?
dimana bila rasa cinta sudah tak semanis dulu,waktu pertama kali ia menghujam pada rasa hati kita.
lalu,akhirnya kita menikmati rasanya itu,sampai pada akhirnya kita memutuskan untuk menyatukan rasanya untuk menjadi satu kesatuan.
Yang dimana kelak akan kita sebut Keagungan Cinta.

Omong kosong! omong kosong semua itu! suaramu menghentak dinding jiwaku,li.
sampai begitulah kau memurkai laki-laki itu.
bukankah pada awalnya kau pun suka,lalu pada akhirnya kau jatuh cinta?
setelah itu kenapa dirimu sekarang sumpah serapah tentang cinta kalian?
bukankah untuk menuju keagungan cinta itu,harus melalui jalan terjal dan mendaki,yang dimana setiap langkah perjalanannya adalah sebuah hikmah bagi dirimu dan dirinya.Yang pada kahirnya kalianlah berdua yang akan memahami arti dari keaguangan cinta itu.
memang cinta itu datang dan pergi kita tidak akan pernah tahu. Dan ketika cinta itu pergi dan menghilang hanya rasa yang tertanam dan menjadi bekas pada rasa jiwa kita.yang pada akhirnya,benci,marah,muak,tersakiti,menghujam pada hati kita.
kalau kataku sich,tergantung bagaimana cinta itu meninggalkan kita saja,tergantung situasinya.masa sich?

Memang,untuk membangun keagungan cinta pada dirimu dan dirinya,harus menapaki jalan yang mendaki dan terjal untuk dilalui,ada yang berhasil dan ada pula yang harus kalah dalam mempertahankannya.
Mudah-mudahan dia tidak jatuh kedalam cinta yang lain,lia.
Bila keagungan cinta yang ada pada dirimu terhianati olehnya,maka aku hanya bisa berkata kepadamu,
itulah cinta,indah dengan berjuta makna dan rasa,di satu sisi kadang ia menjelma menjadi tak enak rasanya dan maknanya,

Kalau kau tetap berkeras hati ingin mencabik-cabik laki-laki itu,silakan.

Selamat Malam.

l a n g i t j i w a

25 thoughts on “Aku Benci kamu!

  1. Ah, wanita memang aneh, bisa amat sangat jatuh cinta sambil sangat membenci, utk lelaki yg sama, di saat yg sama.. Multitasking ability nya kadang salah kaprah, ya..

  2. terkadang cinta memang sangat menyakitkan …
    aku benci dia,,,semuanya telah aku korbankan tapi dia hanya mempermainkanku…..aku akan membencinya sampai keturunan paling akhir dan sampai ratusan kali renkarnasi……

  3. begitu indah untuk di kenang begitu sakit untuk di lupakan,namun puisi di atas sebalik_y,mungkin hanya satu hal yang nyata wanita bisa menyimpan cinta_y sampai ratusan tahun bahkan ribuan tapi wanita tidak bisa menutupi sakit_y meski sedetikpun

  4. aku pernah disakiti oleh seorang wanita. sekarang sudah 3 tahun lamanya. dan selama 3 tahun itu pula aku membenci dan selalu menyumpah serapah wanita itu, hampir tiap hari, tiap malam, bhkn tiap jam..dan 3 tahun itu pula aku ingin membunuh wanita itu dan menjadikannya sebagai tujuan hidupku..hingga sekarang..jika hati seorang terluka tidak akan pernah bisa sembuh seperti semula, pasti ada sisa goresan2nya. untuk itu jgn pernah sedikitpun menyakiti hati seseorang di dunia ini..

  5. Sadis amat sih loe..
    Gua mesti dsakitin, tetap enjoy, begitu kan lebih bgus krna sebelum melangkah kejenjang pernikahan aku sdh tau buruk2nya. Cari yg laen aja, bnyak kok wanita cntik di bumi ini…

  6. gra drimu aq rla mmtuskn orng slma ne mngisi hriqu…tp ap smua it kw sia2kn pngorbnan cintaqu pdmu…dsar cwox gk puny prsaan….andai sja it bsa berblik kpdmu aq bersyukur pad yg di atss..agr kmu mrsa ap yg qu rsakan saat ne………..aku sngt bnci kmu……….

  7. Setelah apa yg qt jalani n qt tempuh slama ini,semua sia2..
    kamu rusak hub qt,km buat smw brantakan n km mengakhirix dg penghianatan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s