Seruling Cinta


foto by:Rarindra Prakarsa

Wajah bulan tersenyum,
melihat seorang bocah laki-laki duduk pada tepian sungai
sambil memainkan seruling yang terbuat dari bambu.
Melantukan syimphoni Cinta
yang dimana kerinduan akan bulanNya
Ramadhan nama bulan itu

Sambil ia merapikan sajadah
berjalan menelusuri malam sepi menuju surau pada ujung jalan ini.
malam ini ia ingin menghadapkan wajahnya pada wajahNYa
setelah tadi siang ia cukur habis rambut ikalnya,gundul sudah. ia potong kuku-kukunya
lalu,satu persatu ia tanggalkan baju dan celana yang melekat pada tubuh kecilnya
untuk dibasuhinya dengan air yang telah terucap doa-doa tobat
membasuh kepala sampai ujung kakinya,berulang kali.
ia teringat pesan wak haji Somad guru mengajinya

” le,sambutlah puasa Ramadhan dengan kebersihan pada dirimu.
cukur rambutmu,potong kuku-kukumu itu,dan sikat dengan bersih kulit coklatmu itu agar daki yang melekat hilang kau gosok dengan sabun,le.
dan satu lagi,setelah selesai itu jangan lupa kau basuh juga jiwa pancainderamu dengan air wudhu
untuk menghilangkan kotor-kotoran yang melekat pada jiwa pancainderamu,le
dan setelah itu pula baru kau bisa melaksanakan ibadah puasa itu dengan hati yang bergembira. karena puasa Ramadhan itu membakar kotoran-kotoran yang ada pada peredaran darahmu,le.
karena kwalitas darah akan mempengaruhi pada rasa jiwamu dan qalbmu”

Malam ini seorang bocah tertidur bersama teman-temannya setelah melaksanakan shalat isya pada surauMu
menunggu waktu sahur tiba,untuk kembali ia memainkan seruling terbuat dari bambu untuk membangunkan penduduk kampung untuk menunaikan ibadah makan sahur.
Dengan seruling cintanya,ia membangunkan aku pula.

” Selamat menunaikan Ibadah Makan Sahur,Sobat.”
salamku,
l a n g i t j i w a

15 thoughts on “Seruling Cinta

  1. selamat sahur, selamat berbuka, selamat berperang melawan nafsu dunia, selamat bertafakur di sepertiga malam…………

    selamat datang ramadhan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s