Dik

Sedang apa kau,dik?
aku disini sedang menulis tentang dirimu pada beberapa lembar kertas putih ini.
sungguh,kerinduan begitu datang dengan cepat mengoyang-goyang daun-daun cinta pada hatiku.
ah! dik,kamu tahu bila malam tiba,sambil ku posisikan fotomu yang tertanam pada bingkai berwarna coklat itu,kuhadapi tepat pada wajahku,lalu,aku memulai untuk menulis,menulis bersama jiwaku.

Biarkan tercipta pada malam ini,sebuah sajak,atau sebuah cerita pendek tentang apa saja,dik.
agar tak sunyi pada hati dan jiwaku.
hihihi…,coba kalau kamu ada disini,dik. tuh! lihat!dua pasang kunang-kunang menari di pucuk-pucuk ialalang,sinar cahayanya begitu indah ditemani olah cahaya bulan purnama,yang jatuh pada ruang jiwaku,dik.

malam ini,
jam dinding mengodaku,dengan detaknya ia membawa aku terus melaju menelusuri keheningan pada malamnya,dan gerimis hujan jatuh sudah mengisi telaga kerinduanku padamu.
ah!dik,maaf bila kata-kataku terlalu gombal.

selamat malam,dik.
esok malam aku sambung kembali.

( sambil berjalan menuju pada ranjang tidurku,yang tak akan pernah habis untuk menjemput mimpi bila malam telah tiba )

l an g i t j i w a

4 thoughts on “Dik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s