Rumah kontrakan

Bersama kita membangun cita-cita pada rumah kontrakan ini,
sebelum menempati rumah milik kita sendiri.

Saat malam tiba,kau menyelimuti tubuh kecilku ini dengan selimut berwarna coklat pemberian dari mak’mu itu. untuk menahan hawa dingin pada musim kemarau di bulan juli ini.
Sambil kudekap tubuhmu,mata kita saling beradu pandang
pada wajahmu terlihat ilalang bulu matamu
menari-nari tersapu oleh sapuan kipas yang terbuat dari anyaman bambu.
Sabar,dengan kita menabung hari demi hari
Aku akan membuatkan rumah untukmu,
dimana nanti anak-anak kita bermain pada halamannya yang telah kau tanami dengan berjuta bunga matahari

Kau tersenyum.
Muach!

l a n g i t j w a

23 thoughts on “Rumah kontrakan

  1. hi, tahnks ya telah mengunjung blog saya, salam kenal juga

    blog kamu bagus banget

    Vincent Tse

    *************lj**************

    terimakasih kembali mas Vin.
    sdh berkunjung kembali ke blog langitjiwa ini

  2. Duh… manis sekali

    saya pernah menemui tulisan ini :

    taman kita tak luas
    kecil saja
    satu tak kehilangan lain dalamnya
    untuik kau dan aku
    cukuplah….

    taman di sini bisa berarti apa saja, termasuk rumah…

    salam…

    *************lj***************

    terima kasih,mbak May

    salamku,
    langitjiwa

  3. @dhimas
    ngak semuanya kita tinggal sama ortu itu ngak enak loh, tergantung kita gimana komunikasinya

    ***************lj***************

    hahahahahaha….
    ya,betul juga tergantung kita bagaimana komunukasinya

  4. bagiku k adalah saudara tua
    dalam merangkai kalimat berbait 🙂

    ***********lj***********

    aih! jgn suka begitu kang.
    mari sama2 kita belajar merangkai kata-kata
    dan menyelami lembah-lembah hakikat kata-kata.

  5. artinya apa ya.
    ku kurang paham dengan puisi

    salam kena;l

    **********lj**********

    hahahahaha..
    tdk apa2 sobat.
    aku sdh senang kamu sdh berkunjung ke blog langitjiwa
    dan salam kenal dariku.

  6. kalau sudah pindah rumah, beri kabar ya.. 🙂

    ***************lj****************

    iya,mas. nanti aku kasih khbr,hehehehe…

  7. kita mulai isukan/ wacanakan mengenai rencana ini di hadapan para blogger.
    Kita lihat bagaimana respon mereka.
    Kita wacanakan Langit Jiwa & Sang Khilaf mo nerbitin kumpulan puisi “Kreasi Duo Blogger”. OK!

    *************lj***********

    hahahahahaha…
    ok! juga,kang.

  8. malam bang?
    sudah kucoba untuk mengontrakkan jiwa senikupada langit impianku but aku slalu keburu terkesan oleh sang pemilik kontrakkkan itu sendiri yaitu;abang. maaf! aku slalu tak di no satu saat bercommant.

  9. Puisi yang indah………

    Cinta membuat kita bahagia………
    walau hanya di rumah kontrakan & hangatnya tubuh karena selimut mertua

    Dan……
    Cinta membuat kita sabar menunggu terwujudnya mimpi2 indah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s