Rabu Malam Pada Bulan Juli.

Bersama malam rabu pada bulan Juli tepat pukul delapan malam,melihat ayah sedang asyik berduaan dengan mata penannya di ruang kamar kata.Sedangkan ibu di ruang tengah keluarga sedang menjahit baju kerja ayah,menjahit seribu nasib.
Sambil sesekali membetulkan letak kacamatanya,kacamata kehidupan.

Sedangkan aku asyik bermain-main mobil-mobilan terbuat dari kulit jeruk,mainan zaman sekarang begitu sangat mahal,satu mainan mobil-mobilan sebesar gaji menteri,begitu Om Iwan Fals bilang pada syair-syair lagunya.

Didepan rumah bang Saiman sedang asyik bersama mimpi yang tercipta dari tidurnya,tidur bersama kaki yang telah lelah mengayuh pedal-pedal becaknya untuk mencari sesuap nasi.
Mencari sesuap nasi bersama harga BBM melambung tinggi,tinggi sekaliiiii……
mendongkakan untuk melihatnya pun kepala bang Saiman tak mampu,silau melihat harganya!

Pukul delapan lewat lima,aku melihat dari balik tiraiku yang berwarna coklat tua,melihat temanku Udin sedang asyik pula mengaruk borok pada tumit kakinya,mengaruk sejuta cita-cita,cita-citanya ingin menjadi tentara yang gagah berani untuk membela tanah air tercinta ini.
Uang SPP telah mengaruk habis tabungannya,dan sekarang untuk membayar daftar ulang pun bapaknya harus mengaruk pula pada pinjaman uang renternir pada Tuan Ireng.

Orang gila berteriak-teriak memecah sepi malam
berteriak mencari jalan untuk kembali pulang menuju kesadarannya.
Orang waras berteriak-teriak untuk menjadi gila.
menjauhi kesadarannya sendiri!

le,sudah tutup kembali tirainya,malam sudah semakin larut.
semoga esok nasib kita dan nasib-nasib orang di luar sana cepat kembali sembuh.

” selamat malam,ayah.”
” selamat malam,ibu.”
” aku,bobo dulu.”

Di pelukan malam,aku mengintip dari celah-celahnya.
semoga berjuta nasib segera tersembuhi dari luka-luka yang menghujam pada jiwa-jiwa.
dan jangan biarkan lukanya semakin mendalam.
Dan bersama malam rabu ini,aku menutup tirai rumahku.

” selamat malam,sobat.”

l a n g i t j i w a

9 thoughts on “Rabu Malam Pada Bulan Juli.

  1. Malam…
    Eh… Siang…
    Masih siang ya?? tapi kok ngantuk ya???
    hhhuuuuuuuuuuuuuuuuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhh………….

    **************lj*************

    hahahahahahahahahahahahaha….
    halo! sobat! apa khbr?

  2. halo mas,
    mas suka bikin karya sastra ya??…
    bikinan mas langit emak ciamik

    *********lj**********

    halo,juga mbak.
    saya harus banyak belajar lagi,mbak.
    terima kasih, mbak kakashi sdh berkunjung lagi ke blog langitjiwa ini.

    salamku.

  3. Ass..

    jadi ingat Ayah Ibu di kampung

    ****************lj**************

    hallo,mas Alex.
    senang rasanya sdh berkunjung kembali ke blog langitjiwa ini.

  4. ceritanya mengingatkan pada kelurga Budi jaman SD, yang gini kalo dibaca : INI BUDI.

    *****************lj*******************

    hahahahahaha…
    slmt datang di blog langitjiwa,mas Ubad.
    dan slm knl dariku.

    salam.

  5. dan aku akan slalu berteriak mencari jalan keindahan tulisan abang. itulah genggaman akal abang yg slalu kuinginkan. terus menulis meski malam tlah menjemput pekatnya.makasih tuk slalu memberi respons yg kubuat sederhana ini.

    ********************lj********************

    respon ini tak sederhana,mas.
    respon yg saling membangun antara dirimu dan aku.
    yg dimana selalu saling memberi semangat untuk belajar dan belajar terus dalam menulis apapun.

    salamku.

  6. selamat malam mas … bersama dinginya udara malam rabu ini, kutitipkan rasa rinduku pada ibuku kpd angin yg tiada henti berhembus …

  7. setiap malam, mendiang ibuku biasanya suka duduk di kursi ‘kerajaannya’ sambil menyeruput secangkir kopi panas dan roti tawar yang dilapis keju… kangen ini kok gak putus-putus ya…… salam

  8. semoga malam ini membawakan mimpi indah
    tentang sandang pangan yang murah
    pendidikan yang gratis
    & orang2pun tak perlu lagi menjadi pemburu yg lalai akan akal sehatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s