Eksekusi

malam ini seorang penyair akan di tembak mati.
lokasi dan tempat eksekusinya sangat di rahasiakan.
karena penyair itu telah membunuh seorang penguasa negeri ini dengan kata-katanya.

Bagai peluru AK 47,
deras menghujam sang penguasa.

Tiga kata-katanya menancap tepat di tengah-tengah jidatnya!
selebihnya menghujam dengan deras mengenai jantungnya!

kata-kata itu ia tembakkan pada saat sang penguasa
memberi pidato kehormatan pada gedung dewan basa-basi.

terlontar peluru kata-katanya,
membuat kocar-kacir seisi gedung.

Protes!
Protes!
Protes!
ia tembakkan kata-kata lewat sajak-sajak tercipta.

Malam ini kedua matanya sudah tertutupi oleh selembar kain berwarna hitam
regu tembak sudah siap mengambil posisi siap tembak.

Sang penyair tersenyum manis
menjemput ajal.
karena ia tahu peluru itu tak akan menyakiti jiwanya.
karena peluru kata-kata lebih dahsyat menghujam dan meluluh lantakan
kediktatoran sang penguasa!

langitjiwa

10 thoughts on “Eksekusi

  1. Ping balik: Eksekusi | Blog Batam Cyber Island

  2. namun
    penguasa tetaplah penguasa
    dan anjing-anjing penjaganya
    tetap saja mengonggong tak henti-hentinya
    walau
    waktu bergulir…
    hanya ada kata
    yang akan tetap terlontar
    dari mulut-mulut penyair
    dan penyair itu
    tak kan pernah mati
    penyair itu dulu
    penyair itu kini
    penyair itu nanti

    penyair itu aku juga kamu dan dia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s