Kompor Minyakku,

Tetaplah kau menyala
dan,tunggu dengan sabar.
aku sedang mengantri BBM,di kecamatan Tetap Tabah Selalu.
Remang dan redup nyala apimu,
menjilat-jilat pantat panci nasiku
Tunggu,barang sejenak
aku sedang mengantri BBM,di kecamatan Tetap Tabah Selalu.
Nasiku menangis tak menjadi masak
Tunggu barang sejenak,kompor minyakku.
Nomor antrianku 150.
Di kecamatan Tetap Tabah Selalu,
aku berjuang untuk menyambung nyala apimu.

langitjiwa

35 thoughts on “Kompor Minyakku,

  1. Seratus empat puluh tujuh.. Mana ini seratus empat puluh tujuh? Oke,oke ada..
    Seratus empat puluh delapan..!!

    *Ah, tinggal dua lagi..*

    Sementara itu..

    Blup..Blup.. Kublup-kublup-kublup.. Bessss…

    Asap membumbung ke angkasa..

    *dan kompor minyakpun meregang nyawa*

    ***************lj***************

    hahahaha…awas meledak,tiarap!!!

  2. minyak lagi langka ya mas?
    aduh gimana ya nasib bunda dikampung?

    ****************lj****************

    cepat segera di tlpn,mbak.
    apakah beliau baik2 saja.

  3. coba ganti kayu bakar mas..

    **************lj************

    itu dia ngambilnya susah,mbak
    hutannya udh hilang berganti gedung2 tinggi,hehehe..

  4. Laporan pandangan mata dari halaman
    kecamatan Tabah Selalu,
    seorang pengantri minyak
    berubah menjadi patung.
    diam tak bergerak
    walau pengeras suara memanggil nomor antriannya.

    di sini, orang tak lagi punya nama
    hanya nomor-nomor yang disematkan di jidat
    atau dijejalkan dalam pikiran akal sehat.

    maka patung itu menjadi patung ke seratus lima puluh
    menggenapi monumen pemiskinan negeri ini.

    ************lj*************

    hahahahahaha…..

  5. Apa hendak dikata,…kita hanya rakyat biasa,..yang hanya berhak untuk bersabar saja,…. yang hanya berhak untuk mengalah saja, yang hanya berhak untuk selalu berhemat,….. 🙂

    *************lj***************

    lalu…….

  6. mas, kesian amat sih ngantrinya pake nomor lagi kalo gitu tinggal aja dulu baru kembali beberapa jam kemudian (he..he..he.. kayak ngantri dokter)

    *************lj*************

    iya nich badan pegel2,mbak

  7. indonesia…….indonesia…..kapan ya bisa makmur, gak ada minyak untuk kompor kayu bakar pun jadi he…he…

    ***************lj*************

    saya yakin pasti suatu saat indonesia bisa! krn utk bisa menuju kemajuan itu membutuhkan sebuah proses. ya sebuah,proses,mas.

  8. Begitu antrian sampai pada angka 148 tiba-tiba petugas bilang:
    “maaf mas, minyak habis”

    (&*%#$&*)_

    *******************lj*****************

    hahahahahaha…ampun!!! denok!!!!

  9. wah, sajak ini luar biasa kang.

    oh ya, belakangan ini saya malu menampakkan diri, tp sering main ke sini kok. hehe…

    ******************lj******************

    loh? kenapa malu,kang???

  10. angkat penamu. dan lawan semua ketidakadilan. salut.

    *************lj*************

    salam kenla dariku,sobat.
    senang rasanya sdh berkunjung keblog langitjiwa ini.

    salamku.

  11. bangsa kita sudah kecanduan minyak… di Baduy nggak ada minyak tanah, enjoy aja!!! hehehehe

    ****************lj***************

    itulah kelebihan mereka,kang

  12. Mas saya ada kayu bakar….

    Apakah dikau tetap menunggu BBM yang tak kunjung datang?

    ****************lj**************

    liat nantilah,kang.
    ini perut udh laperrrr…..

  13. tuanku..

    kenapa tak kau cari bayu geni?

    siapa tau dia bisa jadi pengganti BBM

    agar terus nyala apiku.

    (ceritanya si kompor ga baca berita 🙂 )

    **************lj************

    hahahahahaha…
    bayu geninya lagi ada masalah,kang.
    hahahaha,….
    terakhir aku dengar kbhr penemunya masuk rumah sakit dua hari di opname.

  14. Rupanya masih ada kompor minyak zaman sekarang ini Mas. Sebaiknya kompor minyak itu dirawat dengan baik dan disimpan ditempat yang aman. Sebab beberapa tahun lagi kompor minyak akan jadi barang yang langka. Pasti harganya nanti bisa tinggi kalau sudah jadi barang antik.

    **************lj************

    ahahahahaha..betul itu Pak Rafki.

  15. pake kayu bakar aja ato pake mentari pagi yang terik.
    blom ada gassss kah?

    salam kenal ya dari blogger super newbie dan stupid.

    numpang memelas ya:
    tolong temen2 yang baca kasi saran wat aku supaya blog bisa ada yang baca dan memberikan comment.
    tolong ksi saran wat aku supaya banyak yang ngelink ke aku.
    tolong tolong tolong ada yang mau bernagi saling link linkan ma aku ga, kalo ada ksi comment aja di blog aku ato YM an ma aku.

    makasi wat langitjiwa yang mau di timpuk ama comment sampah kayak ini.
    tapi kalo di aprove sie. ga jga g papa hik hik hik ; (

    **************lj************

    salam kenal kembali,mas.
    senang rasanya sdh berkunjung ke blog langitjiwa ini.
    jgn suka begitu,mas.
    sama2 kita belajar
    dan ini bukan komen sampah mas areoboy.
    sungguh!!!

  16. Di dapur seorang ibu ada kompor minyak, tapi sudah lama tak nyala. Bukan karena sumbunya yang tambah pendek, atau pengatur ketinggian sumbu yang dimakan karat, tetapi karena tangki kompor sudah lama kering. Tak ada minyak tanah, tak ada api membiru, dan yang paling penting tak ada uang cukup untuk membeli minyak yang semakin mahal dan langka.
    Tungku api yang diistirahtakan selama puluhan tahun kembali digunakan, ranting-ranting kering yang jatuh dari pohon di sekitar desa kembali dipungut. Daun kelapa kering dan pelepahnya yang kalau dibakar menimbulkan asap pekat, pun diambil. Lumayan, dengannya nasi kembali bisa ditanak, dan secangkir teh hangat dapat dinikmati.
    Baginya tidak jadi soal, dengan bahan bakar apapun yang penting bisa mengisi perut. Hanya yang jadi pertanyaan, kenapa negeri ini semakin mundur, kembali ke masa puluhan tahun lalu.

    ****************lj*************

    nah itu dia,mas.
    kita doakan selalu agar negeri ini bangkit menuju cahaya gemilang
    menuju negri yg jaya! jaya segala2nya.

  17. dah mahal, pake ngantri.. sinting negeri ini..
    selamat malam saudaraku.. hahahaha

    *************lj**************

    hahahahahahahahaha…
    slmt malam kembali,saudaraku!
    bagaimana kbrnya?

  18. Back to 60 😦

    **************lj***********

    hahahaha..ngantrinya pake celana jengki atau gak pake cutbray,gaya rambut ngebetel.
    hahahaha…

  19. Hehehehe….tertawa yg membuat teriris….

    salam kenal mba,

    ***************lj**************

    hahahahahahaha…
    salam kenal kembali,mas
    aih! eke bukan mbak tuh???
    hahahaaha..eke batangan,mas.hihihihi…..

  20. ^_^ insyaAllah ditiap kesulitan selalu didampingi oleh kemudahan. Dan mudah-mudahan kita diberikan kemampuan untuk melihat kemudian diantara kesulitan-kesulitan ini.

    btw… dah cukup lama ditinggal ternyata ganti themes ya mas? keren.. keren…!!

    *************lj***************

    betul itu,mas.
    di setiap kesulitan akan ada cahaya kemudahan,amin.

    *****************************

    iya,nich. aku lagi senang kutak katik headernya,mas Insan,hehehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s