Bangkitnya Kesadaran Jiwa Seorang Sahabat

Jangan lupa kau jemput aku di stasiun Pasar Turi,aku naik kereta Gumarang yang akan tiba pagi ini. Salamku.

Itu pesan yang aku terima melalui telepon genggamku. Sudah dua tahun ini kita tak saling jumpa dan saling membagi cerita di antara kita,sobat.
Dulu,waktu kita memutuskan untuk meninggalkan kampung halaman kau bilang sudah saatnya kita harus meninggalkan kampung ini.Di luar akan ada kehidupan yang harus kita selami dan kita arungi pada samuderanya.

Dan malam itu kau menumpahkan kegelisahan hatimu,yang telah menbuat dirimu terbakar.
Aku sudah terlalu lelah bermain dengan segala macam narkoba yang membuat aku semkin tenggelam pada angan-angan dan mimpi-mimpi yang sangat,sangat begitu semu dan hanya menjadi fatamorgana dalam segala kehidupanku selama ini. Itulah saat-saat dimana kau hendak memutuskan untuk keluar dari belenggu bayang-bayang ilusi yang telah di hasilkan oleh bermacam racun zat-zat berbahaya itu.

Aku,sudah terlalu lelah bermain dengan kematian. Di mana aku bermain dengan dua keputusan saat aku menikmati racun-racun itu,terbang tinggi bersama hayal dan ilusi gila yang membakar jiwaku,atau aku akan mati oleh racun-racun itu!
Bermain dengannya hanya ada dua pilihan: mati karena over dosis atau menjadi pecandu kelas kakap. Dan dimana akhirnya lambat laun menghancurkan masa depanku dan juga cita-citaku pada kehidupan ini. Yang dimana tak akan terulang kedua kalinya untuk memperbaikinya.

Terus kau mengoceh malam itu,aku terus mendengarkanmu memuntahkan kegalauan hatimu.
Sudah berapa racun-racun yang aku tanam di dalam tubuh ini,dari Valium,lexotan,Hipnoril,Rivotril.Nipam,BK,Combi,Magadon,Putau,hasis dan Ganja yang kau sebut dengan bahasa lain ketika hendak kau akan memesan kepada bandar besar di salah satu daerah kumuh di timur kota ini. Lalu kau memakai dengan kata sandi ketika hendak memesan ganja dengan sebutan: Pacalolo,kepada kurir yang telah dengan setia menunggu pelanggan di sebuah warung Tegal di ujung jalan
dua kelokan dari lampu merah jln. Yos Sudarso itu.

Atau,di saat kau hendak membeli pil-pil itu kau bergaya dengan tampang lugu,berkacamata minus rambut kau sisir dengan rapih yang dimana kau olesi banyak-banyak minyak rambut itu dan setelah itu kau sisir dengan model belah tengah pada rambutmu.
lalu,kau membawa buku tebal dimana sudah kau lubangi di tengah-tengahnya.Untuk menyimpan obat-obatan itu.

Itulah perjalanan seorang sahabatku di saat ia terpuruk pada nikmat yang penuh dengan kebohongan yang membohongi jiwa dan hatinya.
Terbawa oleh berjuta-juta mimpi gila dan membawa pada kematian yang membawa pada sesal kemudian.
Sampai kau bilang kepadaku,” Sudah lelah,lelah tubuh ini bermain-main dengan kegilaan yang menuju pada kehancuran jiwaku!”

Gila! betapa gila sampai kau mengucapkan hingga lelah tubuh dan jiwamu bermain-main dengan racin-racun itu,sobat!
Akhirnya,kau kalah dalam peperangan bathinmu dan akhirnya kau lelah,jenuh yang dimana mencapai pada titik klimaksnya!
Apa,apa yang kau dapat selama ini! Kau hanya sebagai pecundang dalam kehidupanmu sendiri.

Matamu merah dan melotot memandangku dimana seakan-akan hendak kau memakan tubuhku ini!
Maaf,maaf bila aku berkata seperti itu,aku pun bukan manusia yang sempurna. Tapi,sebagai seorang sahabat yang sudah berteman denganmu lebih dari lima tahun aku,aku harus mengingatkan kau bahwa sudah saatnya kau lepas dari sangkar kematian yang akan membunuhmu perlahan-lahan dimana akhirnya kau akan mati sebagai orang-orang kalah dalam kemerdekaan hidupmu.
Kemerdekaan dalam hidup bukan kau membawanya pada jurang kegelapan,tapi kau bawa kemerdekaan hidup itu pada cahaya kehidupan itu sendiri.
lalu,kau bertanya padaku. Bagaimana caranya?
Akan ada banyak cara menujunya

bersambung……………..

19 thoughts on “Bangkitnya Kesadaran Jiwa Seorang Sahabat

  1. lexotal, bk, hipnoril .. pil koplo masih ada tho sekarang..hehehe

    tiket kematian jiwa itu 🙂

    ****************lj*****************

    hahahahaha..memang skrng peredarannya sdh jarang,mas regsa.
    tapi pada tahun 1990 s/d 2000,banyak yang di jual oleh bandar2nya. saat itu harga jenis-jenis obat itu masih blm begitu mahal.
    dan salah satu dari obat itu ( Rivotril ) adalah obat untuk penderita Epiplesi ( Ayan ) tapi bagi para pemakai disalah gunakan untuk fly.
    Dan Combi adalah pil obat tidur dengan dosis sangat tinggi.

  2. Apakah kereta gumarang itu kereta barang? huehehehe

    ****************lj*************

    bukan kereta barang,om?
    hahahahaha……………
    sampean iso wae,kang Laporan.

  3. sebuah cerita bagus tuk kita teruskan ke semua saudara-saudara kita, terus sekarang gimana kabarnya sahabat-moe itu mas?

    ***************lj****************

    alhamdulillah skrng dia sdh memulai hidup baru,mbak

  4. Kenapa harus bersambung?

    ************lj************

    hahaha..akunya keburu ngantuk,mbak
    makanya di lanjutkan esok hari lagi.
    dan salam kenal dariku langitjiwa

    salam.

  5. antownholicontest#3 sudah dibuka. Gratis…tis…tis, semuanya bisa ngikut. Please visit my blog.

    **************lj***************

    mas To,makasih atas informasinya.

  6. ufffffff dalem penuh makna dan pelajaran

    *sambil melototin letop nunggu sambungannya*

    *****************lj*******************

    sambungnya sdh selesai,mbak Ven.

  7. journey to the better life. ih…so inggris
    tak tunggu to be kontinyu-nya

    **************lj***********

    lanjutnya sdh selesai,mas
    silakan dibaca,mas anto.

  8. lanjutanya kpn mo d kluarin mas
    da ga sabar ni?
    hipnoril=leksotan
    rehipnol=ap ya mas sama atau beda?
    q tngu jwabany??????
    marco

  9. lah wong urip kok glathak ….ya ngono dadine
    mbok ya nurut nabine bae. yen ora bagus tambah meneh mlarat gak usah neko-neko
    tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s