sajak Pablo Neruda

Senantiasa
Sajak Pablo Neruda

Aku tidak cemburu
pada apa yang pernah datang sebelum aku.
Datanglah bersama lelaki,
lelaki di kedua pundakmu,
Datanglah bersama seratus lelaki di rambutmu,
Datanglah bersama seribu lelaki di antara payudara
dan tungkai kakimu,
Datanglah bagai sebatang sungai
yang mengalirkan lelaki-lelaki
dengan arus menuju laut ganas,
dengan ombak abadi, menuju: Waktu!

Datanglah bersama mereka semua
Datang ke padaku menunggu;
Kita akan senantiasa sendiri,
Kita akan senantiasa hanya kau dan aku
sendiri di bumi sendiri
memulai hidup kita sendiri!

Iklan

13 thoughts on “sajak Pablo Neruda

  1. Sungguh lelaki yang sabar kalau begitu. Adakah lelaki dalam dunia nyata yang nggak egois begitu?

    **************lj************

    hmmmm….ada gak yah? ( wah malah balik tanya aku,hehehe…)

  2. sejuta lelaki
    memilih hidup sendiri

    *************lj************

    itulah Pablo membuat kita menari2 pd sajaknya.

  3. dalam datang & pergi…
    manusia sanggup mengakui
    bahwa hidup memiliki arti
    ..mengapa harus sendiri?..

    yah mungkin
    karena kita slalu terbelenggu
    dalam ‘aku & kau’

  4. seperti jiwa lapang yang selalu menerima lautan jiwa seorang wanita.
    apakah pablo neruda tidak muak pada mereka?
    bagaimana sih prasaan para wanita pas baca ini.?
    laki-laki memang terlalu banmyak bertanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s