Oma dan Opa

satu perangkat alat shalat
dua buah cincin emas
terukir namamu namaku

aku terima nikahmu
pada bulan april ini.

untuk kita bersama mengarungi samudera kehidupan
dua jiwa dua hati
untuk mencoba menjadi satu kesatuan.
untuk berlayar menuju keluarga sakinah
ucap janji pada keagungan cinta
tali pernikahan terjalin sudah
saat aku mengucapkan ijab kabul itu.

sepasang dua anak manusia
menatap indah album foto 25 tahun yang lalu

dari balik tirai seorang bocah mengintip pelan-pelan
” Oh!? Oma dan Opa sedang bernostalgia rupanya.”
malam ini dua cucumu mengucapkan selamat hari pernikahan itu dimana saat oma dan opa mengucap janji pada Keagungan cinta.

langitjiwa

Iklan

13 thoughts on “Oma dan Opa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s