Kamar 413


( foto by:Kenvin Pinardy )

Dua malam dua hari,tubuh kecil terkurung sepi.
Berlayar kerinduan pada kekasih di samudera hati
Mata kecil menatap nanar pada jendela terbuka,terlihat senja menghilang dari balik awan hitam.
Jarum kecil dan selang infus tertanam pada kulit lengannya.

Bila waktunya telah tiba,
sudah siap aku menyambut kedatangan sang malaikat Surga.
Bersama senyum pada bibir ini dan berjuta bunga-bunga pada taman hatiku.
Dimana akhirnya jiwa-jiwa akan kembali untuk kembali pulang pada tanah SuciNya.
Masih ku’simpan dengan baik dan kujaga sebuah boneka kelinci,dimana kau beri pada hari ulang tahunku.
Bersama malam dingin,kudekap erat sekali dalam pelukkan rinduku.

Kamar 413,
dua hari dua malam berjuang pada sakit tubuh ini.
Dua hari dua malam jatuh titik-titik airmata bersama Doa-Doa Cinta.
Dua hari dua malam bayangmu hadir pada pelupuk mataku,
dimana akhirnya kau tiba,bersama senyum bulan pada kamar 413 ini.

Sambut tanganmu.

menari-nari Ruh anak manusia pada malam ini,
menyambut tangan cinta kekasih*.
hilang…
bersama waktu shubuh tiba.

Dua Ruh anak manusia tersenyum bahagia pada taman CintaNya.

langitjiwa

* kekasihnya telah meninggalkannya 6 bulan yang lalu.Saat terjadi kecelakaan tepat di lampu merah Juanda.

( sobat,kalau masih ada yg kurang kata-katanya terbaca aku mohon maaf karena aku tulis spontan pada malam ini )

Iklan

8 thoughts on “Kamar 413

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s