memori

Brmm…Brmm…Brmm…
Nging…Ngong…Nging..ngong…
Awas! Pak Polisi mau lewat!” teriak si’bocah.
Dimana sesekali membetulkan celana yang kedodoran,sedikit ada lubang dipantatnya.
Terlihat dengan anggun mata bisulnya,dimana siap meletus bila tersenggol sedikit saja.
Lalu di dorongnya mobil-mobilan terbuat dari kayu,bapaknya beli di Jatinegara tepat di bawah jembatan penyebrangan.

Ibunya sedang menjahit baju Ayahnya,menjahit lelehan keringat dan seribu nasib.
Ayahnya tersenyum,melihat polahnya.
Riang bermain sekali ,sampai akhirnya ia tertidur sambil memeluk mobil-mobilannya.

Di pojok sana…

Bapak tua dengan mata rindu menatap mobil-mobilan yang terpajang pada almari jatinya.
Diatasnya foto dirinya dengan baju korps Kepolisian.
Bapak tua tersenyum.
Melihat tingkah-polah cucunya saat mencoba topi polisi miliknya dimana kepala bocah itu tenggelam didalamnya.
Sambil ia mendorong mobil-mobilannya.

Brmm..Brmm…Brmm…Brmm…
Nging…Ngong..Nging…Ngong….

langitjiwa

Iklan

One thought on “memori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s