dilarang kencing disini

sudah tertulis dengan jelas larangan itu.

DI LARANG KENCING DISINI!

langitjiwa…………………

Iklan

8 thoughts on “dilarang kencing disini

  1. Halah, siapa pula itu yang ngencingin langit. Bisa kualat nanti.
    *************************************************
    iya bisa kualat nanti pak,oleh yg punya alam semesta ini. hehe…

  2. kalo bahasa gaul malaysia, kencing itu maksudnya membohongi, contoh perbualan : lu jangan kencing gua…
    tafsiranku, di sini jangan coba2 bohong ya kan mas?
    *************************************************
    bisa..bisa juga itu,bang.

  3. ^_^ Guru kencing berdiri, murid kencing berlari!
    Ngomong-ngomong tentang kencing yang merupakan proses pengeluaran urine dalam tubuh, saya jadi teringat sesuatu. Kencing bisa menjadi sesuatu yang menguntungkan, bisa juga sesuatu yang merugikan. Menguntungkan, karena urine adalah proses pengeluaran toxic dalam tubuh. Selain itu juga, urine yang terbuang masih bisa dimanfaatkan. Orang Romawi biasa menggunakannya untuk pemutih pakaian, ada juga dukun yang menggunakan urine sebagai obat untuk mencegah infeksi, bahkan jepang menjualnya dan menjadikannya sebagai pupuk.

    Namun sisi yang lain, kencing menjadi hal yang merugikan, membuat jengkel orang lain, apalagi kencing sembarangan, bahkan bisa membuat kematian (tentu saja wong, kencingnya di tengah rel kereta api)

    Mudah-mudahan tiap “kencing” (baca:pengeluaran kata-kata saya di komentar ini), bisa bermanfaat bagi saya, juga bisa dimanfaatkan oleh saudara langit jiwa! Mudah-mudahan tidak membuat jengkel..!! -Salam-
    ********************************************************************
    sungguh tidak membuat saya jengkel,bang.
    saya senang bisa bertukar pikiran dgn saudaraku ini bang insansains

  4. baru buka celana doank..eeh…baca tulisan ini engga jadi.
    ywis, dalam celana.

    :))
    ***********************************
    nah loh! bau pesing dong,hahaha….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s