gerbong II

gerbong tua menelusuri perjalanan dari kota ke kota
datang kamu dari dari stasiun tanpa nama
bila tiba waktunya gerbongmu
penuh oleh berjuta manusia
hanya untuk melepas rasa rindu ditanah kelahiran

terseok-seok pada rel
kadang tercium bau pesing
tercampur bau ketiak orang bergelantungan pada gerbongmu
terdengar suara indah lantunan pengamen jalanan
membawakan lagu cinta
menusuk hati dua sejoli dilanda asmara

meminta-minta bocah usia tujuh tahunan
dengan compang camping menghampiri
penumpang dalam gerbongmu
kadang terdengar ucap janji
untuk bertemu pada gerbongmu
agar cerita asmara terjalin pada gerbongmu…
menjadi saksi bisu cinta terlarang.

terlihat berpuluh-puluh kepala
diatas gerbongmu hanya untuk
disambut tiang-tiang memengal batok kepalanya
beribu cerita sudah tercipta
dimana menjadi sejarah pada gerbong tuamu

langitjiwa…….

7 thoughts on “gerbong II

  1. di jakarta ada gerbong tua gak ya??

    dulu aku pernah melihatnya didaerah pasar klender( jakarta timur ) tahun 80 an,kalau gak salah waktu itu.dimana aku dan teman2 suka bermain disana.

  2. gerbong tua ini lokasinya bener di Jakarta?😀

    puisi ini aku tulis untuk kembali mengenang aku dan teman2,waktu itu tepatnya dimana aku pernah tinggal didaerah bonsi (kebon singkong),setiap ada kesempatan aku bersama mereka bermain2 didalam gerbong2 itu.
    dan setelah sekian lamanya aku sudah tak pernah mengetahui keberadaanya apakah masih ada gerbong2 tua itu.
    iya ini menceritakan gerbong tua di daerah pasar klender pada tahun 80an seingatku waktu itu.

  3. gerbong tua yang sudah berkarat namun tetap dipaksa berjalan, memuat orang.
    kasihan..:(

    maka tolonglah aku.! teriak gerbong

  4. terlihat berpuluh-puluh kepala
    diatas gerbongmu hanya untuk
    disambut tiang-tiang memengal batok kepalanya

    Kakak saya no 3 meninggal dunia disebabkan ini pada tahun 1978, bukan disambut tiang tetapi disambut terowongan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s