terkapar celanaku…..

dimana setiap hari senin tiba selalu aku mengikuti apel bendera
dengan sikap tegap aku melihat kau berkibar.
sambil aku benahi celanaku yang kedodoran
sesekali menyeka ingus yang keluar dari hidung yang pesek ini

agar kelak aku menjadi penerus bangsa dengan tak ada
celana kedodoran dan tercukupi pangan dari hasil alam bangsaku
dimana tak ada teman-temanku yang kekurangan gizi

sambil memandang kau berkibar
sesekali kulihat celanaku
kujaga ia agar tak melorot
karena disebelahku
ada si’doi
dimana telah lama aku pendam rasa suka itu

sekali lagi kutujukan sikap badanku yang gagah ini
agar kelak menjadi generasi harapan bangsa
untuk menunjukan kalau aku laki-laki yang berjiwa patriotisme
(maksudku agar si’doi tahu itu )

berpuluh mata memandangku
dengan rasa takjub pada lapangan apel pagi ini
tak enak hati tetap aku berusaha bersikap gagah

ada rasa dingin di kedua belah pahaku
mendesir angin sepoi-sepoi melewati pori-pori kulitku
kucoba berusaha untuk menengok kebawah

gila…!!!
pagi ini celanaku melorot dengan indahnya
terkapar pada tanah bumi pertiwi
berkibar sudah dua bendera berlainan tiang pagi ini

( si’doi pun menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya…..)


langitjiwa…………………….

12 thoughts on “terkapar celanaku…..

  1. wah,mas Paundra mau nyaingin Joko PInurbo nih ttg masalah celana. Tapi agak beda kok ama kumpulan celananya si Pinurbo itu

    wah…kalau mau nyaingin jokpin terlalu jauh.bang. tapi jujur saya suka dengan gaya jokpin.
    selamat sore.bang senang rasanya sudah berkunjung keblog saya lagi

    salamku,
    langitjiwa…..

  2. Wah, mas … pengalaman waktu kecil ya?
    Habis lihat blog saya, terus lihat blog ini, kayanya gimana gitu … ha ha ha… klop lah, penghilang stress.

    hahahahaha…inget waktu SD.mas.

  3. clananya nyang mana ya ?
    aku bingung nech
    help me please

    ” hahahahaha tentu celana pendeknya dong.”

    selamat sore.bang dyan.

    salamu,
    langitjiwa….

  4. wakakakakaak… kisah si Temon lagehhhh 😆

    ” hihihihihihi….iya kita sudah lama gak disuguhkan kisah2 yg menarik seperti temon itu”

    ” selamat sore aja buat bunda yg ada di sana……”

    salamku,
    langitjiwa…

  5. LuCu…
    Hahahaha..

    ” hahahaha..selamat datang diblog saya ini.mbak”
    ” dan salam kenal dari langitjiwa.ngomong2 nama blognya mbak apa koq gak terbaca disini?”

    salamku,
    langitjiwa…..

  6. si do’i menutup matanya sambil mengintip disela-sela jari tangannya 😀

    hahahaha…abang bisa aja.
    salam kenal dariku bang.senang abang sudah berkunjung keblog aku ini….

    salamku,
    langitjiwa….

  7. huehehe…. tidak terbayangkan. Lagi upacara?

    ” iya dong mas arief. itukan lagi upacara bendera…hehehehe…”
    ” senang mas sduah berkunjung keblog saya lagi.”

    salamku,
    langitjiwa…

  8. Lama-lama saya hapal gaya tulisan mas Paundra. Ada ciri khas tertentu. Asyik ngikutin cara mengungkapkan dengan cara berbeda-beda, hati jadi penuh warna. Btw, maaf kalau saya jarang jalan-jalan ke blog lain coz anggaran tiap hari cuma 1000 sampai 2000 rupiah, jadi ada waktu cuma 15 -30 menit. Btw lagi, kapan kumpulan puisinya dibukukan?

    wah…mas saya sangat senang mas sudha berkunjung keblog saya ini. Dan untuk dibukukan puisi2nya memang ada cita2 utk itu…….terima kasih atas idenya.mas.

    salamku,
    langitjiwa……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s