coretan memori tujuh tahun yang lalu….

Matahari itu sudah terbit dari satu jam yang lalu saat kau begitu lelap tertidur.ayam jagopun sudah berkokok membangunkan jiwa-jiwa.Hari ini sudah dimulai untuk mencari rejeki yang tercurah dari Tuhan semesta alam.
keluarkan sepeda motormu tak lupa kau telepon kekasih agar menunggumu di tempat seperti biasanya.memang sudah untuk berapa bulan ini semenjak kamu dan aku berkenalan tak ada kata restu dari orang tuamu.tak apa itu sebagian dari tantangan cintaku padamu.

masih ingatkah kamu saat aku di’uji olehmu untuk bertandang kerumahmu dimana aku disambut oleh mata menusuk jiwaku seakan-akan ia ingin menerkam aku habis-habis dan dilumatnya aku mentah-mentah.
ah..! tantangan pertama bisik hatiku.celana jeans dan kemeja biru’ku menjadi saksi cerita hari itu.
“selamat sore.om.” sapa’ku
“iya..” jawab papamu
” hmm..singkat dan padat.” gumam hatiku.
” saya mau bertemu dengan shinta.”
” shinta tidak ada! dia mengantarkan mamanya.kalau bisa adik kembali saja lain waktu.!”
Terdiam aku…..
” baiklah.kalau begitu saya mohon diri.dan selamat sore,om.”

melangkah kaki’ku….

Aku kembali pada motor tuaku.kustater lalu kulaju cepat dimana shinta sudah menunggu aku dikedai cak kamin.Dengan senyumnya ia menyambut aku. Dimana serasa aku bagai habis pulang dari pertempuran dizaman belanda dahulu.Disambut dengan senyuman oleh gadis-gadis desa..hehehe…
” hebat kamu,mas. sudah tahukan siapa papaku.” tanyamu
” iya aku sudah tahu siapa papamu dan bagaimana karakternya.” jawabku
” mas untuk hari ini kamu lulus dalam tahap ujian pertama ini dimana kamu berani menghadapi papaku yang galak itu.” katamu kembali.

” Dan kalau memang kamu benar-benar cinta dan sayang kepadaku.untuk tahap berikutnya gimana kalau kamu melamar aku walau papaku galak sama kamu.”
” hmm…siapa takut!”jawabku….

Kuraih tanganmu,kubisikan ditelingamu
” berlayarnya cinta kamu dan aku bukan ayahmu yang menjadi nahkodanya.tapi aku dan kamu yang menjadi nahkodanya.Untuk sampai pada pelabuhan dimana jiwamu jiwaku…bersandar pada Cinta Agung tercipta olehNya.”

Bergetar telepon genggamku
cepat ku’ambil disaku celanaku.Terbaca sms dari temanku
” bang..! sudah ditunggu oleh boss untuk rapat siang ini.”

Ah….!

tadi itu aku melamun toh..!!!
Kalau hari ini lagi mengenang tujuh tahun yang lalu………..
dimana dia sekarang sudah menjadi ibu dari kedua anak-anakku.
” Yo..opo sich isuk-isuk wis sarapan karo iwak lamunan memori.”

langitjiwa………………….

2 thoughts on “coretan memori tujuh tahun yang lalu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s