tapa

berdiam diri
dalam kamar
bak seorang penempuh jalan suci
asap dupa terganti asap rokok
sesajen malam ini terganti dengannya
menelusuri ruang hati
pada sudut-sudut kamar
sekilas sinar terlihat
dari matahatiku
dalam hati berkata:
wangsit..!…wangsit…!
kukejar dia dengan mata bathinku
agar kudapatkan untuk menjadi pusaka kata-kata malam ini
sudah hampir kudapat dalam genggaman hatiku
tiba-tiba…
datang kakek berjengot dan berjubah putih
” nak,hari ini kau belum beruntung.kembaliah esok malam.
benahi Jiwamu tata Hatimu.agar kata-kata tertulis tertiup oleh ruh makna dan arti.”

jendela kamar mare2008* langitjiwa…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s