abdi

Sadar diri ini hanya seorang abdi Tuhan atau pelayan Tuhan.
Dan bagaimana mau aku melayani Tuhanku,bila status abdi saja belum kulakukan kepada CiptaanNya.Sadar diri ini masih ada rasa sombong dimana tak mau aku melayani CiptaanNya.sudah tahu bunga dipotku layu dan sudah waktunya untuk disiram.Memberi airpun aku malas untuk mengambil dikamar mandi hanya untuk mengangkat seember air.

Dan bagaimana kejamnya aku saat ikan asin kesukaanku digondol oleh kucing.Dan kulempar kucing itu dengan sendalku.Padahal aku harus menjadi abdinya Ciptaan Tuhanku.
Hina diri ini saat kulempar kucing itu,walauku tahu dia Ciptaan Tuhanku.

Dan suatu hari ada pengemis di depan pintu rumahku.Dari kulihat pengemis itu masih muda dan tak ada cacat pada tubuhnya.Dia mengulurkan tangannya untuk meminta sedekah padaku.Lalu aku bilang “maaf”.Tapi kalau kupikir pengemis muda itu datang bukan atas kemauannya tapi dia datang atas kehendakNya.
Dan dia berjalan sampai didepan rumahku dan berdiri di depan pintuku pun bukan kemauan dia tapi kehendak dan kemauanNya.

Jadi seharusnya aku harus menjadi Abdi kepada:bunga,kucing dan pengemis itu.
Maka untuk kesekian kalinya. Aku belum menjadi Abdi/pelayan Ciptaan Tuhanku.
Dan bagaimana aku mau menjadi Hamba Allah bila Abdi dalam diri belum melayani dengan baik Kepada CiptaanNya.Apapun CiptaaNya itu.

Sidoarjo maret2008*langitjiwa….

3 thoughts on “abdi

  1. LAM KENAL JUGA, MAKASIH ATAS KUNJUNGANYA
    SIAPA KUCING…. SIAPA PENGEMIS… SIAPA TUHAN JUGA…. YANG TERPENTING AKU… HEHE …

    iya bang sama-sama.abang juga udh mau ke blog aku
    he..he…betul yg penting akunya.

    salamku,
    langitjiwa……

  2. Betul sekali, kita memang hanyalah abdi Tuhan, yang tugas utamanya adalah ibadah…
    Salam kenal ya🙂

    hai..sobatku maxbreaker senang rasanya kamu udh mau ke blog aku
    jangan pernah bosan yah,max.

    salamku,
    langitjiwa…..

  3. Setuju. Ngabekti marang Gusti memang sangat sulit untuk dijalankan secara penuh. Ya, saya jalani sebisanya saja, wong Gusti Pengeran juga tidak butuh abekti kita, tapi kita yang butuh, betul tidak?
    Salam kenal…
    Arif

    betul itu,mas. Gusti Allah tak butuh abekti kita,tapi kitanya.
    makasih,mas udh mau keblog aku yg masih banyak kekurangannya
    salamku,
    langitjiwa…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s