sobatku cak huri

kudatang pada padamu
tak ada kau
saatku tiba pada alamat rumahmu
terlihat hanya hamparan lumpur bercampur air
dan kepulan asap membumbung tinggi
sudah tak ada halaman tempat kita bermain dulu
sudah hilang kau punya tanah kelahiran
sudah tak ada bunga matahari menghiasi kau punya taman
sudah tak ada anak-anak desamu bermain petak umpat
sudah tak ada tempat kau bermain layang-layang
sudah tak ada petani membajak sawah
sudah tak ada burung bernyanyi dipagi hari
dimana kau dan aku saat pagi telusuri
jalan setapak untuk menikmati nyanyian burung berkicau
burung favorit kita sudah tak ada
burung prenjak sudah tak tahu ia terbang kemana.
semua telah hilang
saatku tiba dikampungmu

sobat..
dimana kau sekarang?
bertanya dalam hati
pada siang hari ini
aku merasakan gejolak kau punya hati
sedih bercampur marah
berteriak kau punya Jiwa
tanah lahir sudah tak ada
hilang ditelan bumi
karena kerakusan sang petinggi
hanya untuk melahap hasil alam bumi pertiwi

sobat..
kutahu kau jatuh pada cita-cita
hancur harapan dalam asa
bimbang kau pada tapak jalan hidup
melihat orang-orang terkasih
mengantri pada sesuap nasi
tidur pada alas kardus
mengantri pada wc-wc
saat terbangun untuk buang hajat

sobat..
jangan kau patah semangat
kutahu kau adalah kesatria
bagi dirimu dan juga bagi orang-orang terkasihmu
bawa mereka pada puncak kehidupan yang tertinggi
dimana duka akan menjadi suka cita
dimana Tangan Tuhan selalu ada dalam doamu..

aku disini selalu mendoakan kamu
dari sidoarjo aku kirim kata-kata puisiku
agar tercurah rindu padamu..sobat.

sidoarjo maret 2008*langitjiwa……

Iklan

2 thoughts on “sobatku cak huri

  1. Ooh boleh, nama saya qiqi.

    Situ gayanya puol kayak sastrawan ya?
    sejak kapan nulis?
    boleh tahu karyanya?
    saya masih lum bisa apa-apa.

    Komen ya, puisi saudara sosialis sekali, penggungah

    ah..belum kyk sastrawan.malah jauh dari itu.Gaya nyasar iya kali..ha..ha..ha..
    nulis baru-baru ini belum lama masih harus banyak belajar.
    oh..iya makasih yah kamu udh mau ke blog aku
    salamku,
    langitjiwa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s