(II) tafakur..

niat ingsun
karenaMu..
merangkai kata tercipta
Ilham datang dariMu..
sadar diri tak mempunyai apa-apa
bawa matipun harta tak cukup pada liang lahat.
bawa dosapun aku tak sanggup
sadar diri mahkluk hina
belum aku menjadi hamba Allah
penuh dusta dan kata palsu

berdiri niat bersembahyang
hati kecil melalang buana
tak fokus pada DiriMu..
ingat kebutuhan hasrat hati
nanti makan apa.
esok ada apa
sekarang ada khabar apa
kesadaran melayang
bagai orang mabuk
tak tahu apa yang dituju
salah alamat pada kata Doa
berdoa pada setan.
meratap menyesali diri
hanya sekejap tersadar
bangkit dari sajadah
memulai hasrat gila…
lupa sudah bila tadi menjadi manusia purna
kembali diri menjadi binatang.
ampun Ya Tuhanku…
kata mengalir tak berbekas pada hati
sudah terlalu banyak kerak dalam Jiwa dan hati

berpuasa aku
hanya ada puasa lapar dan dahaga
tak bisa membakar kotoran-kotoran dalam diri ingsun.
hanya menjadi stempel aku sedang berpuasa.
sadar diri bukan siapa-siapa
tercipta dari tanah liat kering
itupun bercampur lumpur hitam

berdoa diri ini pada sunyi malam
ambil wudhu basahi jiwa pancaindera
karenaku tahu Ia maha Pengampun…

sidoarjo maret 2008*langitjiwa…

2 thoughts on “(II) tafakur..

  1. Kang, saya harus belajar lagi nih tentang puisi padamu. Saya bener2 salut.
    Tafakur 1 dan 2 benar2 berurat.

    ah..bang achoey bisa-bisa aja,jujur saya baru menulis puisi untuk beberapa bulan ini.
    dan tentunya atas dorongan semangat dari bang achoey juga.
    gmn,bang. sehat-sehat?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s