aku datang berlumur dosa

bencana datang pada bumiku
ratap tangis menghiasi malam
banjir datang melanda
penyakit mewabah.
liat buyung merengek minta tetek ibunya
susu tak terbeli.
tertawa kau disana dalam istana emas.
berjalan pada gelap malam
gendong upik pada pundak
lelap tuan punya tidur pada kasur beralas sutra
aku bukan kiai
dan bukan pula orang suci
aku datang berlumur dosa
tapi aku masih punya rasa cinta
lewat kata terucap
agar tuan terbangun dari tuan punya hati.

berdesak pada siang hari
untuk berjuang pada setetes minyak tanah
Tuan beri kami subsidi dengan gelar rakyat miskin
tak adakah kata lebih baik untuk itu?
aku bukan kiai
dan bukan pula orang suci
tapi aku masih punya air kehidupan
lewat kata kurangkai agar tercipta mata air.

berpeci hitam Tuan datang
tebar senyum penuh luka
kami duduk pada alas kardus
saat tuan beri kami kata harap
sabar…sabar dan sabar.
lalu turun tuan dari panggung reot
bak pangeran dari matahari timur
aku bukan kiai
dan bukan pula orang suci
tapi aku mempunyai kata tercipta agar menjadi panggung penuh kata hikmah.

aku datang dengan berlumur dosa
lewat kata dan doa
aku menyampaikan khabar
pada Tuhan semesta alam
agar tercipta kata menjadi makna dan arti
ampunilah aku yang berlumur dosa ini agar terjaga matahatiku dan matahati saudara-saudaraku
dan rasa pada dalam jiwaku dan dalam jiwa saudara-saudaraku
agar tercurah kata makna dan arti untukku dan saudara-saudaraku

kusampaikan salam pada Tuan hari ini
“jangan ada dusta diantara kita.”

sidoarjo maret 208*langitjiwa…..

One thought on “aku datang berlumur dosa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s