Dari Barat ke Timur

kawan….

Ini hanya sebuah kisah dimana saat diri menapak pada jalan prinsip dan aqidah.Saat dimana berjuta tanya datang saat aku di persimpangan jalan hidup dan aqidahku saat itu.

Dimana kota bandung sudah beranjak malam di bulan April.Aku tak bisa memejamkan mata pada kamar kostku.Hawa dingin mulai menyelinap dari balik jendelaku.Sudah beberapa halaman buku ku’baca.Tak seperti biasanya malam ini begitu penuh dengan gundah dan gulana pada diriku.

Sudah beberapa bulan ini aku membiasakan membaca kitab walau hanya terjemahannya yang aku baca.Karena aku ingin lebih mengetahui tentang ajaran-ajaran yang terkandung pada.Memang pada saat itu aku masih memeluk agama yang aku anut.Dimana beribu pertanyaan datang pada lubuk hati’ku.

apa benar Tuhan itu dekat dengan kita.apa benar Tuhan itu selalu ada pada saat diri terjatuh pada asa yang datang pada diri.dalam hati dan otak’ku hanya pertanyaan benar…benar..dan benarkah?

jiwa’ku memberontak pada saat aku dan keluarga’ku menghadiri perjamuan Doa dimana seluruh badan’ku terasa panas dan berkeringat.tak tenang hati dan gundah melanda.bagai tersiram oleh magma panas.

waktu berlalu dimana kebiasaanku untuk membaca kitab terus’ku lakukan.dimana ada kesempatan untuk membaca aku membacanya.tapi lebih banyak aku menghabiskan waktu di dalam kamar’ku.berjuta tanya sudah mulai menampakan pada jiwa dan hati’ku.beribu tanya seakan menyayat hati’ku.apa benar selama ini yang aku sembah adalah Tuhan yang Hidup dan bukan Tuhan yang mati..!

bersambung….

Iklan

One thought on “Dari Barat ke Timur

  1. Assalam, Shalom

    Ketika omku Abdul Razid beribadah dan bersujud
    dunia terasa hening diatas tikar sudut tenda rumah
    aku juga sadar bahwa beragama dan beriman hanya satu arah
    Kutunggu kapan omku membumi lagi
    di tolehnya kiri dan kanan
    Assalam, shalom, salam

    Agama omku dan agamaku berbeda jalan
    kami sadar berpijak di bumi sama
    kami bersambungan darah,
    kami bersambungan halaman di Keo
    di pulau sepanjang jalan menjulang menara berkayu palang
    kami berasal dan bermuara pada Allah, Tuhan yang Satu dan sama.
    Kami dan orang sejagat berjabat tangan penuh rasa nyaman
    Salam, Shalom, Selamat dan AMAN….A M I N…A M E N!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s