perjuangan 3 hari sesorang Ibu

2191920557_cbaafd449c.jpg “3 hari mak’tak makan.Mamaku muntah.Ada kulihat cacingnya banyak keluar.Sudah itu,baring-baring mak sama adikku.”

Itu barisan kalimat yang aku baca sore ini di harian surat khabar terbitan jawa-Timur.Begitu miris dan menyayat hatiku.Betapa Hebat perjuangan seorang Ibu untuk mempertahankan anak-anaknya.Dari kelaparan yang sudah menimpa mereka selama 3 hari.
 Begitu hebat semangat  Ibu untuk memberi semangat Hidup pada anak-anaknya.Agar mereka tetap bertahan hidup. Ibu berjuang dengan sisa-sisa tenaga untuk menyuapi anak-anaknya, Ibu berjuang demi anak-anak dengan bertahan tak makan selama 3 hari .Dan Ibu berjuang untuk melindungi anak-anaknya untuk tetap dalam lindungan dan kasih sayangnya.

Dan Sang Ibu berjuang untuk tetap hidup .Tapi Tuhan punya rencana lain untuk Sang Ibu.Sang Ibu  telah menghadap Tuhan dengan perjuangannya dalam 3 hari itu.Dimana 3 hari menjadi kisah yang maha dahsyat bagi Salma yang di tinggalkan Sang Ibu kepangkuan Tuhan Semesta Alam.

Tercatat sudah dalam benak Salma untuk mengenang Sang Ibu.Yang begitu Maha Dahsyat memperjuangkan kelangsungan hidup anak-anaknya.Dan akan tetap menjadi kenang dalam diri seorang bocah perempuan bernama:Salma.

Dimana kasih seorang Ibu sepanjang masa sampai nafas terakhir Sang Ibu pun ia tetap memberi makna bagi seorang Salma.Jatuh sudah airmata saat kau ucapkan kalimat Ibu meninggal karena mempertahankan agar anak-anaknya tetap Hidup.

“Yaa Allah begitu hebat kau beri aku pelajaran tentang kasih sayang.Dimana kau beri makna yang sangat dalam bagiku arti dari hakikat kasih sayang.Dan apa yang sudah Kau tunjukan arti dari Kasih sayang seorang Ibu kepada anak-anaknya.”

“Yaa Allah aku menyadari dari lubuk hatiku yang paling dalam bahwa Kau memberi aku hidup di dunia ini agar aku menyelami arti dari kasih sayang yang Kau beri padaku.Dimana kasih sayang seorang Ibu meliputi anak-anaknya walau sang Ibu telah tiada, terasa sangat bergetar pada jiwa dan hatiku.”

“dan aku menyadari dengan kasih sayang pula Kau menciptakan Mahklukmu.Dan dengan kasih sayang pula Kau mematikan kami,”

“Dan dengan kasih sayangMu kau panggil Sang Ibu untuk menjadi kekasihmu di KerajaanMu.”

Tak ada kata-kata lagi yang akan kutulis lewat jari-jariku. Jari-jariku menangis dan hanya Doa yang mengalir dalam hati dan jiwaku.

“Allahu Akbar…..Allahu Akbar…………”

* langit jawa timur menangis.maret…2008.*

Iklan

One thought on “perjuangan 3 hari sesorang Ibu

  1. hanya tetes air mata yang keluar dari mataku
    aku merasa bersalah , aku teringat ibuku
    demi membaca ini , tak kan kubiarkan ibuku dan juga ibu – ibu lain di dunia ini kelaparan
    langitjiwa , duka itu milik kita semua , kurasakan kepiluan yang dalam di renungan ini
    semoga kita semua mau merenung dan berkaca

    betul itu realylife,Ibu bagiku adalah segala-galanya.dan kamu juga rindu,mak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s