Coretanku Untuk Oneng

hai…,neng!
sudah larut malam,belumkah kamu pulang?
si upik menunggumu,di depan pintu pengharapan.
sudah berapa yang kau dapat malam ini.
tak cukupkah dengan tamu yang datang malam ini
jangan kau biarkan tubuh indahmu di grogoti oleh angin malam
biarkan para pencari nikmat birahi malam ini untuk belajar tirakat,
untuk menahan hasrat mengila.

pulanglah,neng!

rebahkan dirimu,nikmati malam istirahatmu
dan,

bermimpilah dengan indah
biarkan dirimu bermain dengan mimpi-mimpi itu,
jadikan sebuah sketsa didalam ruang mimpimu
untuk kau ciptakan sebuah kisah hidup
dimana kau dan aku sebagian dari skenario cerita yang panjang,
dan kita tak tahu dimana akan berakhir cerita ini.
sudahlah,neng!?
malam semakin larut,sebentar lagi subuh tiba
dimana suara azan akan dilantunkan oleh para kekasih Tuhan.
rokok’ku sudah mulai habis
aku pamit dulu,
selamat malam,neng!
salam buat si upik di rumah,
salam manis dariku.

*warung kopi semampir .feb.2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s