Arsip Penulis

KEPADA:BUNDA,CINTAKU PADAMU MAHA

Dikirim Sajak pada 14 Juli 2009 oleh langitjiwa

3992903-md

purnama telah hadir di atas kepalaku
ia seperti kekasih tiba di stasiun tak bernama
telanjang kaki menyusur lorong waktu
memungguti helai demi helai kenang
yang teronggok di atas meja loket tak bertuan
tak ada jadwal berikutnya di wajah dunia yang memerah membara.panas
setapak tapak usia sejengkal maut
bila tahu begini ingin kembali menjadi bayi
dalam rahim ibu mendekap tubuh Tuhan

malam semakin letih
desau angin menusuk mata jendela kamar
dinding kamar pucat tergores tanda demi tanda.lurus
ini tanda ke 13 dari ujung matapena bunda
setetes tinta jatuh ke lantai
gema bunyinya mengusik jiwa sepi

kau sibak rambut panjangmu
menarinari di wajahku
kucium wangi rambut emasmu dalam pangkuan rasa
kau tersenyum:senyummu merontokan angka-angka dalam kalender
pada angka 14 pada kalender tua
ada makna yang tersirat dan tersurat
kau membaca,mengeja katakata tergaris tebal
setebal doa pada malam-malam sepi
dan tubuh kecilmu terkulai pada hamparan sajadah biru
sajadah menampung tetes-tetes cinta
yang menjadikan air bah mengulung semesta
hanyut dalam pelayaran yang maha jauh
jauh…mengarungi samudera hidup
melawan gelombang meninju kilat
menampar asa membanting keluh

gelas-gelas perjamuan pecah menghantam dinding karang
serpihannya terbang melesat menancap mata bulan
bulan menangis,tetes demi tetes airmata
aku tampung dalam bejana
aku bawa berlari sambil menyusur jejak-jejak langkah kakimu yang terukir di bebatuan,hamparan pasir,di tinggi pepohonan,pada luas padang ilalalang
di awan gemawan,lembah-lembah,gununggunung
pada hamparan padi menguning gading tak aku temukan

ketika senja jejak kakimu menjadi cahaya
menyeruak ke angkasa berkelebat membakar bima sakti
maka aku katakan itulah:cahaya jiwa
rasaku mengejar di gugusan galaksi
terhisap di empat kiblat
di pusat kiblat dalam hening menjaring kesadaran
aku cium dalam rasa yang maha
bibirku mengatup tak dapat berkata
dengan bahasa kalbu aku berbicara dalam titik kekosongan
dalam kosong aku menjadi lebur,untuk aku temukan cahaya cintamu itu
maka,aku temukan cahaya cinta itu dalam tujuh lapisan hatiku,kekasih
cahaya cintamu tak jauh dari aku berdiri,duduk,berjalan,diam,dalam aku tertidur,pada setiap desah nafas,pada setiap kedipan mata.cahaya itu meliputi jiwaku
ia ada disini!
ia ada di sini!
di dalam hatiku!

kekasih,semua sudah aku persiapkan
pada perjamuan malam ini
di hari kelahiranmu
inilah: darahku dan tubuhku
anggur dan rotimu

mendekatlah jiwamu untuk aku cium
agar kau tahu betapa maha cinta dan kasih sayangku padamu.

(ah! ini jabang bayi semakin besar dalam kandungan
bergerakgerak kaki menendangnendag.bisik ibu nuranah,21 tahun yang lalu)

photo by:Wojtek Aleksandrowicz

PUKUL SATU DINI HARI

Dikirim Sajak pada 19 Juni 2009 oleh langitjiwa

gendang sepi pecah
di campak murka
jarum jam menusuk mata
bola mata meledak!
serpihannya menancap jiwa
jiwa berlari tertatihtatih menuju barat
merangkak menjilat timur

jaringjaring terkoyak
kesadaran terbang
melalang pada semesta raya
seperti dedaunan terbang melayang tanpa tenaga

kita tinggal tubuh kosong tak bertuan
si penjilat yang lupa untuk kembali pulang
sampai pada akhirnya merayap menuju pintu Tuhan
bukalah!
bukalah!

Ciuh..!!!

segumpal dahak iblis meleleh pada wajah kusam
menjadi segurat kalimat: compang camping jiwa rasakan!teriak iblis suka cita
ja…ja…ja…jaaaaaa….

Jadwal Keberangkatan

Dikirim Sajak pada 30 Mei 2009 oleh langitjiwa

bunyi pluit panjang dari masinis
memberi tanda pada lokomotif
sudah tiba waktunya berangkat
membawa gerbonggerbong penuh sesak orangorang mati

lalu,seorang lakilaki bertubuh kecil mati tadi pagi bertanya:
“kemana kita akan hendak di bawa?”
” Kenapa kau bertanya seperti itu?”
“Kau dan aku akan berangkat menuju padang luas mata jauh memandang.”ucap seorang ibu tua lirih

mereka yang hidup melambai tangan: Selamat Jalan
menunggu jadwal keberangkatan berikutnya
dengan tiket tanpa hari,tanggal,bulan,tahun,dan jam tak di tentukan

2 Hari 2 Malam

Dikirim Sajak pada 21 Mei 2009 oleh langitjiwa

di beranda rumah yang sumbang
aku duduk sendiri
menatap daundaun gelisah,derak ranting menahan luka
dan,gontai ilalang mabuk minum air hujan

ini sepi semakin panjang
aku tutup pintu:
menahan gemuruh angin yang gelisah
menampar wajah pintu jati

lapar datang,memasak sendiri
makan sendiri.meja makan lengang
bunyi sendok garpu mencubit piring di iringi
suara cecap mulut menjadi: nyanyian kelu

ranjang hitam
bantal guling kini serupa dirimu
aku dekap erat
nikmati saja
aku sepi iseng sendiri,kekasihku!

MELIPAT BUMI AKU DATANG PADA RINDUMU

Dikirim Sajak pada 15 Mei 2009 oleh langitjiwa

derak hati.goyah.
rasa mengelora bagai debur ombak menghantam dinding karang

kau tahu,bila ada sayapsayap pada tubuh ini
aku akan terbang menuju kau.melesat!
di bawah cahaya sinar mata bulan purna
kepakkepak sayapku berkilau
cahayanya memedar pada semesta
barat dan timur

menjelajah langit malam
membelah jarak melipat bumi
untuk tiba pada taman bungamu
membawa aku tiba di sana
melihat kau duduk beralasan tikar biru
mata kita beradu pandang
diam. tak ada kata yang terucap
pada rasamu aku kirim gelora cinta membakar rindu

kata menjadi beku untuk mengucap: aku mencintamu seperti matahari mencintai semesta raya

airmatamu kini serupa: mataair cinta
membasahi pada rasa jiwa yang haus

bibirku rebah dalam hangat bibirmu

ini rindu membuncah!
mengulung dua tubuh
…………………………………..

WARUNG UJUNG

Dikirim Sajak pada 10 Mei 2009 oleh langitjiwa

meja makan lengang
aku duduk sendiri
sambil menunggu seporsi tongseng
telepon genggam bergetar
klik! terbaca pesan singkat darimu: rindu kamu sangat

kini,aku mengigil sendiri
menahan rindu yang sama denganmu kekasih
ku balas dengan maha mesra
: sayang,tunggu.aku sedang merapikan sayapsayap jiwaku untuk terbang menuju pangkuanmu

hujan di luar menarinari
tarian hujan semakin mengila
kabut semakin pekat
kudekap gigil rindu.sabar

JAGONGAN SASTRA SUROBOYO-AN

Dikirim Uncategorized pada 10 Mei 2009 oleh langitjiwa

Hari : Jum’at
Tanggal : 8 Mei 2009
Pukul : 18.30 – selesai
Tempat : Pelataran Taman Daun (Depan Ged. DOLOG) Jl. A. Yani, Surabaya

esok
( Performance perkusi dari komunitas “Jajan Pasar” Surabaya )

esok2
( Mbah yus )

esok3
( dsikusi )

esok4
( rombongan mas Iwan PAPER )

esok5
( Adi Toha ( jalaindra.wordpress), paklik Bono, mas Sigit )

esok6
( ki-ka : Paklik bono, Om sigit, Gita, Bang Adi Toha, Mas Puthut EA )

esok7
( para undangan )

esok8
( salam-salaman sebelum pulang, gerimis mengundang, pestanya bubar.hehe..)

esok9
( Penampilan dari mas Iwan PAPER Surabaya )

esok10
( Mbak Lan fang sedang memberikan pencerahan dalam diskusi )

esok11
( Performance dari Anak2 lingkungan lokal musikalisasi puisi yang berjudul Angin buah karya Gunawan Maryanto )

esok12
( Suasana diskusi )

esok13
( Radhika Pradhitya Soekamto, Zaul Haq , Gita Pratama , Sudi Ono, Iwani Ahmad, Zuraidah Abdul Aziz, Langitjiwa Andra /saya pakai topi,gayaku koq genit amat yah..! haha..)

Foto di culik dari facebook mbak Nisa

  • Photobucket
  • WarungPuisi
  • ">Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • "Indonesians’
  • outils webmaster
    alternative media
  • Photobucket
  • Profil Facebook Langitjiwa Andra
  • Photo by: Raraindra Prakasa

    Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket
  • Galeri

    Daily Painters
    Art Gallery
    Contemporary original art for sale by painting a day artists and habitual painters, from the Daily Painters Art Gallery
    contemporary
    original art for sale

    www.dailypainters.com
  • Award From ;Alex

    Photobucket
  • Award Best Influence Blog From; GusTALKS( Semarangreview)

    Photobucket
  • Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.
  • free counter
    free counter
  • ip-location
  • menghitung hari :

    Juli 2009
    M S S R K J S
    « Jun    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • pasal 9 ayat : kata-kata

    "....menulis bagiku adalah ungkapan rasa pada jiwa dan hatiku.Dimana ia tersimpan pada langit-langit kesadaran rasa. kata-kata tercipta dari perenungan dan menyelam pada lembah hakekat kata.Walau tertuang dengan kata-kata sederhana.maka aku akan menyelaminya dimana kata-kata menjadi hikmah bagi diriku,walau itu hanya dengan satu kata-kata !" langitjiwa.
  • Cahaya Sajak

    Di bibir malam,kau menyalakan satu batang lilin kerinduan yang kau bakar dari api kata-kata sajak Cintamu Dengan kata-kata sajak cinta darimu telah menjadikan bintang-bintang di angkasa luas dan bulan purnama merah membara,dan terbakar. yang menjadikannya percikan bunga-bunga api kata-kata! Pada malam di hutan waktu yang telah menjadikan kata-kata sajakmu telah terbit dari cahaya jiwamu, dan terbaca pada matahatiku. Dan,menerangi pada ruang hatiku,selamanya! l a n g i t j i w a
  • Moon light
  • qizink la aziva

    ' ada tanda menunggu menjadi waktu'
  • Coretanku

    Berpisah denganmu, bagai mata tak berair pada telaga kerinduanku. Sungguh, terhempas aku pada celah sunyi malam yang tak terobati. l a n g i t j i w a
  • arsip

  • sahabat berkomentar:

    Siti Humaidah di KEPADA:BUNDA,CINTAKU PADAMU…
    Rusli Zainal Sang Vi… di KEPADA:BUNDA,CINTAKU PADAMU…
    han han di PUKUL SATU DINI HARI
    panji di Rindu Ayah
    bluethunderheart di PUKUL SATU DINI HARI
    bluethunderheart di Jadwal Keberangkatan
    Mo di PUKUL SATU DINI HARI
    118clip di PUKUL SATU DINI HARI
    kenangamu di PUKUL SATU DINI HARI
    bluethunderheart di PUKUL SATU DINI HARI
    Kuliah Gratis di PUKUL SATU DINI HARI
    Aden Kejawen di PUKUL SATU DINI HARI
    kucingkeren di PUKUL SATU DINI HARI
    bluethunderheart di PUKUL SATU DINI HARI
    wyd di PUKUL SATU DINI HARI
  • Selamat Datang

    Terima-Kasih,sudah singgah dirumah kontrakan ini.Bila ingin melanjutkan perjalanan hati-hati di jalan Maya.
  • Subscribe in a reader weather_widget
  • Brinks Home Security

    Sponsored by: Brinks Home Security
  • nasibmu..

  • kunjungan sahabat:

  • Meta