Gadis,
Menutup pintu, dan memulai memainkan beberapa lagu
Sesaat menarik sebilah mata pisau
Dalam diam ia berdoa
Dan menangis menatap mata pisau
Mengingat bagaimana sebuah pisau
Mengantarkan ke titik ini di tempat pertama
Mengingat rasa tajam dan aroma darah memercik
Berlari dengan kehidupan dari satu yang ia cintai
Kau mengingat tatapan dingin kekasihmu
Dan, kau teringat nuansa pipi yang dingin dan mati di pemakaman
Lagu-lagu berakhir
Dan kau menghujam dada kiri
Pada catatan terakhir
Mengakhiri semua selamanya…
( langit kober, 2010 )