Aku yang nanar menatap dalam matamu
Mata laut yang gelisah terbang diatas ombak yang bergulung. Menciptakan gelombang udara menghantam kesunyian.
Segala yang tersirat perlahan menyeruak, tersurat sudah untuk sebuah keputusan kita berpisah.
Dan semesta raya pun tertidur, rebah dalam peluk keabadian menyisakan mimpi-mimpi kita yang patah menancap pada pasir yang berbisik.
( Bono,2908211- langit )