Senang melihat kau bertudung emas di pelaminan itu dan telah menjadi manusia yang baru.
Selamat menjadi seorang Ibu.
Dua, tiga langkah aku tiba di hadapanmu, berjabat erat tangan kita.
Perlahan kau dekatkan bibirmu pada dinding telingaku, berbisik pelan ;
” Jangan sekali-kali kau lupakan percintaan kita yang lalu,karena padanya aku telah koyak moyak oleh kelakuanmu.”
sudah lama tak mengunjungi rumah kontrakannya mas andra. ternyata disini juga berubah. hehehe