MENCINTAIMU

ketika purnama hadir di atas kepala
aku menemukan dunia dalam cahaya matamu
cahaya yang terjebak dari rasa sakit masa lalu.luruh
berterbangan di atas udara yang berkabut
mengembara pada setiap musim berganti,jatuh

dalam gigil yang sangat menahan debar detak jantung
yang semakin bertalu-talu memantul dari hati ke hati,telah
menjadi kata di ujung lidah
membakar bibirku untuk mengucap:
” dalam rupa di cahaya matamu,aku mencintaimu.”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s