kelopak bunga mawar ini tak pernah berdenyar
masih terus kau ciumi dan membaui
biarkan mekar di antara helai-helai rambutmu
padang ilalang yang selalu tabah di hantam badai
meliuk gontai mabuk minum air hujan semalam
menyebut-nyebut namamu dengan nyaring
mati sia-sia dalam selembar tisu
air suci beraroma pandan…
terbuang sia-2 bagi yang tak mengagungkan…
mampir aja, lama tak kunjung.
selembar tisu ya??