dari celah dedaunan
aku melihat bulan menangis
dan udara malam ini mengangkat
jiwa yang kusam dan tubuh yang kasar
setelah itu membakar semesta diri
luruh menjadi debu yang berterbangan
seperti dedaunan melayang tanpa tenaga
terkulai di dalam mimpi yang retak
l a n g i t j i w a,Dusun Bono 2010
kalo bunganya dah dead ya jangan dipetik
wakakaka
salam kenal
wah tulisan puisi yang indah dan melukiskan keadaan dunia saat ini yang sedang menghadapi perubahan iklim karena global warming………….. salam kenal.
seperti menjadi saksi di antara tulisan ini aku seolah merasa ada bagian ku di dalam nya salut mas salam hormat aku juga punya blog puisi mas tapi belum sebagus koleksi sampean hehehe masih malu aku
aku debu
tak perlu kau tunggu..
haha.. dah lama ga mampi ke sini. salam.
lama sekali a tak berkunjung ke blog indah ini.. ternyata udah ganti kulit..
suatu hari nanti akan turun hujan, debu akan menghilang dan dedaunan kering akan kembali segar. dan yakinlah bulan takkan bersedih lagi
halahhh…….. gak bisa merangkai kalimat indah seperti mas andra heheheheh