Puh..!

Perjalanan tinggal menunggu waktu membawa segala yang ada
ketika semua menjadi baru pada diri,
dan juga segala cerita dalam catatan jiwa
catatlah dengan hati-hati setiap langkah bersama deru nafas
yang tertatih-tatih setelah itu melompatlah jauh.
” Sampai kapan perjalanan ini berakhir.” ucapmu
” Tak ada akhir,tak ada batas,perjalanan ini tak hingga,tak berujung.”
Dan sampai kapan kita akan terus merajut nasib?
merajut nasib hingga kau mati dalam Cinta.

Bukankah perjalanan sayang dan cinta itu menuju tujuan yang pasti,
dimana kelak akan kita diami dan bersemayam di dalam sana?
kadang kita membacanya seperti membaca peta buta untuk menujunya.
kalau begitu ajari aku untuk membacanya dengan
baik dan benar pada setiap kelok jalan
untuk menujunya.Dimana suatu tempat yang
kau ceritakan begitu indah.indah ?
Sungguhkah itu ?
Kau tahu untuk mewujudkannya harus membanting segala rasa,
menampung airmata,menampar kemauan agar berlari secepat kuda hitam
melintas gurun,menuruni lebah,terbang dari mega ke mega

Kalau begitu tiuplah aku menjadi kuda hitam itu

lembah bono,09/09/2010
l a n g i t j i w a

4 Responses to Puh..!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s