CINTAKAU

Mematikan lampu halaman
membuka Jendela dan pintu agar mengangga lebar
Di luar,tanah basah sehabis di guyur hujan semalam
Pada pagi yang mengigilkan semesta
Aku masih teringat caramu memandangku
Serupa mata dewa yang menelisik kedalam jiwa

Saat kau menutup katup mata
aku berlayar pada samudera kalbumu
Disana aku mengarungi jelajah rasa

langitjiwa.280410

7 Responses to CINTAKAU

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s