Memahat Kata

Kata-kataku membatu!
Menjadi batu hitam pada dasar hatiku
Sepanjang malam kuselami
mengangkut bongkahan demi bongkahan batu kata.

Pada tepian bibir telaga cinta
disana kupahat dan kuukir namamu
walau luka pada jari jemariku semakin mengangga

Sebelum ayam jantan berkokok membangunkan waktu shubuh
kata puisi sudah kupancangkan dilembah hatimu.
Disana,bait demi bait kata puisi
namamu terukir bersama darahku.

saat kau membaca kata puisiku
Aku sudah meninggalkan telaga cinta
menuju negeri tak bertuan
Disana aku akan memahat batu nisanku sendiri.

26 Responses to Memahat Kata

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s