Terdampar
saat menulis ini
istri didapur sedang menanak nasi
anak pertama asyik bermain boneka sinchan.
yang kedua memeluk bantal guling.
matanya yang kecil berkedip- kedip.serupa,cahaya kunang-kunang
kini matanya yang kecil nampak begitu lucu.
menandakan sebentar lagi ia akan tertidur.
saat menulis ini
jendela kamar terbuka
aku melihat ada Ruh kata Jokpin,Ook,,Rilke dan Ts Eliot.
menari-nari pada kertas putihku.
langitjiwa.
8 Januari 2009 pada 10:55
saat membaca ini jiwaku masih melayang dilangit nan biru sobat….
menari-nari bersama bidadari langit …
bersenandung dgn awan nan cerah….
saat membaca ini mataku tak lepas dari ruangan hatimu sobat…
betapa damainyanya dunia yg kau miliki….
saat membaca ini…..aku hanya mampu menatapmu sobat….
**********lj***********
mas,kenapa setiap kali hendak berkunjung le blogmu selalu gak bisa?
8 Januari 2009 pada 10:58
gambaran yang indah…. kapan itu kembali terjadi…?
*********lj*********
susah utk mendapatkan kembali,mbak
8 Januari 2009 pada 14:34
Sepertinya akan terlahir sesuatu yang indah dan akan segera tertuang di atas kertas putih itu.
******lj*****
bagiku indah,mas
bagi mereka,hehehe
8 Januari 2009 pada 14:59
saat membaca ini, mataku mulai mengerjap-ngerjap… karena ngantuk..
peace mas.. ngantuk2 nyempetin baca puisi disini nih.. smkn TOP aja deh..
********lj********
hahaha
terimakasih banyak sdh mau menyempatkan membca2 puisi disini.
puisi2 disini hanya media aku belajar menulis puisi,mas.
jadi masih sangat jauh perjalananya
sekali lagi terimakasih
salamku.
9 Januari 2009 pada 00:51
saat membaca ini. aku sedang menggelinj***
******lj*****
hahahahaha
9 Januari 2009 pada 03:46
dan begitu juga saat aku datang ke sini,
terbentuk segurat senyum dan gambaran ttg suasana hunianmu
dan ku siramkan sedikit sebuat arti dalam hatiku
tentang sesuatu
************lj************
hahahaha
kamu selalu tahu saja,dek
9 Januari 2009 pada 06:50
bang……………
berhari hari blue terdampar dalam aspal penantian namun abang tak jua datang ada apa ya?
salam hangat selalu
9 Januari 2009 pada 07:00
maafkan blue ya,bang
blue baru engeh saat abang kasih tahu dalam keadaan yg kurang sehat
lekas sembuh ya,bang.
lekas sembuh terus istirahat ya,bang
jangan lupa diminum obatnya dan tetap berdoa ya,bang
selalu ada doa untuk kesembuhan abangku ini
salam hangat selalu
ngeblognya udahan dulu dech bang
biar abang istirahat OK
abang mau nomor blue? minta sama bang Goenong ya,bang
********lj*********
oh iya,blue.
no hpnya sdh aku catat.kamu tunggu yah sms dariku
9 Januari 2009 pada 07:19
tak henti2nya kalau saya kesini semuanya jadi terasa indah dengan penggalan2 kata mas
****lj*****
mungkin suasana hati ini sdg bagus2nya menangkap signal2 kata,hehe
9 Januari 2009 pada 08:07
Saat baca ini.. Rasanya gimana gitu. Nice
*********lj********
hahahaha
9 Januari 2009 pada 08:45
saat menulis ini
rinai gerimis turun
dingin menyejukkan otakku
yang masih panas
baru pulang kerja
hmm…sepertinya istriku menggoreng pisang raja
dan…ah, ada denting sendok beradu gelas
tanda kopi sebentar lagi mampir
mau bro ?
******lj*****
mau dong,dingin2 bgni,tunggu aku di rumah mayamu.
9 Januari 2009 pada 11:17
Dan ketika kertas putihmu tercoret-coret
Untaian kata luluh lantakkan jiwa
Merentang dengan dada terbuka
Menikmati jiwa-jiwa yang turut terdampar
Selamat malam, sahabat..
******lj******
selamat malam kebali,sobatku
aku terkapar oleh kata-katamu
9 Januari 2009 pada 13:07
kala menyimak tulisan ini telingaku tengah dihibur dendang katy perry yg bilang ‘you change your mind like you change your clothes’. lalu berikutnya terdengar lirik alter bridge yg bilang ‘i tried to carry you and make you whole, but it was never enough’. trus beyonce berbisik mellow ‘you don’t care how it hurts until you lose the one you wanted’
so, kesimpulannya aku membaca tulisanmu diiringi musik top 40 VH1…hihi
*******lj******
hahahaha
jadi aku membaca suasana hatimu,Nit,hehehe
9 Januari 2009 pada 15:19
here iam bro……
*****lj*****
aku juga lagi disini,sobat.
terkukung sepi
10 Januari 2009 pada 00:57
Bagaimana pagi ini???
******lj*******
pagi ini hari yg baik sekali
matahari pagi sedang nakal-nakalnya mengoda bibir jendela kamarku.hehe
10 Januari 2009 pada 01:34
selalu ada doa di pagi ini untukabangku
istirahatlah tak perlu ngeblo dulu yaO
salam hangat selalu
********lj********
terimakasih atas doanya bluw.
bagaimana pagi ini?
10 Januari 2009 pada 02:05
Saat menulis ini…
kuurai satusatu kerinduanku
pada tatapmata yang tak kutahu maknanya
pada rasa gelisah yang entah berwarna apa
ketika setiap hari adalah perjumpaan adalah perbincangan
saat menulis ini…
ingin kubagi segala tanya di bilik rasa
tentang dia yang kini menyapa justru saat dia tiada
kenapa aku harus memikirkannya?
10 Januari 2009 pada 03:25
blank, saat tak mengerti apa-apa
10 Januari 2009 pada 03:36
Saat menulis komentar ini aku tertidur,,,
Siang bolong, saat anjing tetangga pada melolong,,,
Dan mukaku pada bengong, melihat jari memainkan kata,,,
Hingga terbangun oleh omelan,,,
10 Januari 2009 pada 04:38
untai kalimat dari anak sajak yang begitu ikhlas terpancar dari keluarga yang selalu diberi rahmat dan berkah oleh-Nya
10 Januari 2009 pada 05:39
seperti biasa, indah en bermakna
10 Januari 2009 pada 07:09
apa yang mesti kukomentari, sobat? kita sama-sama belajar kok. atau, kalau kau mau, kita bisa diskusi melalui email. gmn?
10 Januari 2009 pada 08:37
Mas, kita tukeran link yooo….???
10 Januari 2009 pada 11:19
mhmh.. saya menemukan ahli puisi nih….. met kenal mas. bari menumpahkan rasa lewat kalimat
11 Januari 2009 pada 13:40
saya gak kelihatan yah kang?
15 Januari 2009 pada 09:19
menarik sekali gambaran keluargamu, kawan..
salam hangat untuk mereka.
28 Januari 2009 pada 22:52
salam kenal
baintewe, terdampar dimana bang?