Sehabis Malam Panjang
Sebelum aku pamit meninggalkanmu,dik.
Ijinkan aku untuk mencium bibir kecilmu dibawah rindang cahaya bulan purna.
Jangan malam ini,Penyairku!
dari balik tirai jendela kamar ayah
aku melihat sepasang mata serupa mata elang
menatap tajam kepadamu.
Jangan berbuat nakal malam ini!
langitjiwa.
5 Januari 2009 pada 13:47
iya jangan nakal2 di tahun kebo ini..:)
met tahun baru mas, semoga 2009 banyak membawa perubahan ;ositif untuk kita semua..
salam,
bonar
http://sihotang407.wordpress.com
5 Januari 2009 pada 14:11
Met taun baru.
5 Januari 2009 pada 17:19
wow, indah nian….
langitjiwa banget.
5 Januari 2009 pada 17:41
hehehe, mengingatkan saya waktu baru pacaran dulu, minta jatah seblm pamit. kalo mata elang itu hrs dilawan dgn jurus “membuka jandela, memanah rembulan”-nya Gan KL.
5 Januari 2009 pada 23:00
kenakalan macam apa?
5 Januari 2009 pada 23:48
Hmmm… ternyata nakal juga yach…
eh… nakal apa iseng ?
6 Januari 2009 pada 00:15
bang…………..
ada apa tak mampir
atau mau berbinmcang dengan blue lewat hp?
salam hangat selalu
6 Januari 2009 pada 06:49
Hayoöö…jangan sampai kebablasan ya??
6 Januari 2009 pada 10:24
makanya berbuat nakal di siang hari aja…saat si mata elang itu sedang ngantor
6 Januari 2009 pada 22:25
pergilah,
karena sebentar lagi
bulan itu akan tertutup awan hitam
dan kita tak lagi dapat menggapai keindahan
6 Januari 2009 pada 22:26
iya, ntar kukunjungi, udah lumayan lama di warung puisi tapi gak pernah bisa posting di sana, tauk nih kenapa…
paling cuma baca2 aja
6 Januari 2009 pada 23:02
Hayo, mas langitjiwa nakal ya! hehehe…
Met tahun baru ya?
7 Januari 2009 pada 01:49
ah…aku jadi malu,…. :p
7 Januari 2009 pada 02:15
met taon baru…:)
7 Januari 2009 pada 02:30
Jangan nakal d smbarang tmpat..
7 Januari 2009 pada 03:01
dede kata ayah jangn nakal…
mencoba meninggalkan jejak untuk sahabat..
7 Januari 2009 pada 06:25
mas, emang ini tahun kebo ya? *melongo tanpa ekspresi*
yang nakal ayahnya, apa adiknya mas? *serius nih pertanyaannya*
7 Januari 2009 pada 06:39
Kalo nakal, dicubit ajah…
Tapi jangan kenceng² ya ntar nangis.. :’D
Salam kenal ya mas…
7 Januari 2009 pada 07:13
Wah, tu kan ada orang yang liat…
Nakal…………….he
7 Januari 2009 pada 08:22
makanya, modal dikit dong. Kalo pacaran jangan di rumah. Niat mau pamit, jadinya malah diusir ntar. He..heh..
7 Januari 2009 pada 10:36
Tak bisakah malam memperpanjang waktunya barang sedikit lagi…
8 Januari 2009 pada 00:04
Hehehehe….. kencan itu gak enak kalau dilihatin sama ortu
8 Januari 2009 pada 02:32
o.o.. kamu ketahuan
8 Januari 2009 pada 02:50
We’e Kang…jangan ciuman disini…
8 Januari 2009 pada 03:54
iya, jangan nakal awas ada yang ngawasin lho..hehhe
8 Januari 2009 pada 04:10
ungkapan hati pada masa pacaran dulu ya?
8 Januari 2009 pada 10:51
nice poem sobat…..
9 Januari 2009 pada 11:12
Akh.. kenakalan yang langitjiwa sekali…
11 Januari 2009 pada 14:11
membuat seperti sampai ke langit jiwa