Kutulis Puisi Dimata Kecilmu.
Inginku tulis puisi cinta,dimata kecilmu.
Agar terbaca pada setiap waktu,
Kala kau terkukung sepi dan rindu.
langitjiwa.
( Selalu ingin menulis Puisi Cinta untuk hari-hari ini,Puberkah?)
Inginku tulis puisi cinta,dimata kecilmu.
Agar terbaca pada setiap waktu,
Kala kau terkukung sepi dan rindu.
langitjiwa.
( Selalu ingin menulis Puisi Cinta untuk hari-hari ini,Puberkah?)
28 Desember 2008 pada 03:42
Cinta adalah energi positif yang mengikat jiwa jadikan cinta jalan hidup dgn cinta hidup lebih bermakna.
28 Desember 2008 pada 04:41
puber? lha sampean udah balegh? kekeke
*******lj******
hahahahaha…
maksudnya puber kedua,hahaha..
28 Desember 2008 pada 06:31
Jerawatnya udah tumbuh berapa???
28 Desember 2008 pada 08:51
bang…………………emang slah apa jika abang juga ikut menikmati masa puber lagi…………tak dan tak salah bang. semoga pubernya membuat abang semakin bersemangat
salam hangat selalu
28 Desember 2008 pada 10:42
waduh kalau mata ditulis apa ngak sakit!
knapa ngak tertulis didinding hati
karena akan terpancar dalam jiwa
tersorot dubalik mata
semoga hari-harimu penuh cinta, sehingga yang tercipta adalah karya-karya bahagia!
28 Desember 2008 pada 11:30
cinta memang topik paling populer untuk bahan menulis. karna cinta lah hati belajar memahami. dan perasaan cinta sanggup membuat setiap sel-sel di dalam tubuh bergetar, beresonansi merespon gelembong positif. Biasanya kalau ada cinta, orang jadi awet muda, panjang umur. udah baca halaman saya MY MUSIC-Melati Pub. Aha musik juga bisa bikin awet muda mas…………….hahahahaha.
28 Desember 2008 pada 11:40
bang………met liburan ya
semoga semakin semangat
salam hangat selalu
28 Desember 2008 pada 13:18
Mo nulis puisi buat sapa bang?
Bukan buat aku kan?
hehehehe
28 Desember 2008 pada 23:49
MET TAHUN BARU BANG
29 Desember 2008 pada 00:06
selamat pagi mas …
29 Desember 2008 pada 00:51
wuih…bang LJ lagi puber?????
29 Desember 2008 pada 04:26
cinta oh cinta…
Cinta adalah karunia Illahi
Cinta bukan hanya sekedar mainan, tapi Cinta adalah suatu komitmen
Cinta akan datang dengan keterbiasaan, tetapi cinta tidak selalu datang dengan bahagia
Cinta datang dari hati, dan bisa datang karena ego
Cinta merupakan sebuah jalan, jalan menuju bahagia ataupun jalan menuju nestapa
Hidup tanpa Cinta sangat terasa hambar
Cinta oh Cinta
pembius kehidupan, penyejuk hati nan lara
Jangan pergi Cinta, hinggap dan bahagiankanlah hati ini
29 Desember 2008 pada 04:42
Mumpung lagi puber…. cepatlah bercinta!
29 Desember 2008 pada 07:57
Jangan jatuh cinta pada saya kang … tak akan sanggup saya membalasnya
halah !
29 Desember 2008 pada 13:14
bro, sampeyan sering jauh dari yang tercinta to ?
jadinya….selalu puber, eh…jatuh cinta, hehe…
melankolis…
30 Desember 2008 pada 01:11
ada cinta dalam setiap pandang matamu
30 Desember 2008 pada 03:18
biarkan puisi ini dalam lemariku
biar saja dalam hati dan hilang
semoga tiada siapa juga yang tau
tapi bagaimana agar mereka mengerti aku
manakala puisi ini hanya sendiri..
Bermimpilah seluas samudera hatimu,
dan menjadikan mimpi itu menjadi kenyataan
seorang pujangga yang mampu melahirkan kata ia mampu berucap
“Tiada yang paling bernilai pada sebuah kejayaan selain sebuku usaha”
daripada jadi kena debu mari kita coba berkarya dalam sebuah buku cetak
• cukup kirimkan semua karya ke alamat ini
sastra_antropologi@yahoo.com
karya akan diseleksi sehingga dapat mencapai
suatu tujuan yang baik bagi sipembaca yang Insya Allah akan dicetak dan dibukukan.
terimakasih atas partisipasinya
“Kalau Bukan Kita Siapa Lagi”
jangan pernah takut untuk melangkah
untuk pengiriman naskah harap dalam format word
Keterangan Lebih Lanjut : http://lembahkasih.page.tl
1 Januari 2009 pada 03:14
Sebatas berkembangnya dan bergemuruhnya rasa dalam hati, apakah ada yang bisa menahannya Sahabatku..?
Nikmati saja, sepanjang itu menambah energi positifmu
Nikmati saja, bukankah itu pertanda kau masih punya hati
Nikmati saja, sebagai apresiasi atas kehidupan yang dititipkan
Selamat puber (lagi) sahabatku..
*Sambil senyam-senyum..*